Persiapan PSGC Ciamis di Liga 2, Aturan Deposit hingga Penjajakan Kerja Sama dengan Persib Bandung

7 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Pemilik (owner) PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, mengungkapkan bahwa atmosfer dan regulasi kompetisi Liga 2 musim ini jauh berbeda. Hal ini jika dibandingkan dengan kondisi tujuh atau delapan tahun lalu saat timnya terakhir kali berlaga di kasta tersebut.

Perbedaan yang paling signifikan menurutnya terletak pada regulasi finansial. Saat ini, setiap tim yang berkompetisi di Liga 2 diwajibkan untuk menyerahkan dana deposit terlebih dahulu kepada pihak operator. Ini menjadi syarat utama dan jaminan kompetisi.

Baca juga: Izmir Emirullah Sabet Gelar Pemain Muda Terbaik, Sempurnakan Keberhasilan PSGC Ciamis Promosi ke Liga 2

“Deposit menjadi salah satu syarat tim PSGC masuk di Liga 2 sekarang ini. Dana tersebut berfungsi sebagai penjamin. Apabila terjadi keterlambatan pembayaran gaji pemain, katering, hotel, atau biaya operasional lain yang merugikan pihak ketiga, maka akan dipotong langsung dari deposit tersebut,” ungkap Herdiat Sunarya.

Terkait kewajiban tersebut, Herdiat bersyukur karena PSGC Ciamis mendapatkan sokongan penuh dari sponsor tunggal, yaitu Dr. Iman, pemilik Rumah Sakit Ortopedi (RSOP). Sponsor tersebut telah melunasi seluruh biaya deposit yang disyaratkan untuk mengarungi kompetisi musim depan.

Meski urusan deposit sudah tuntas, manajemen PSGC tetap harus mematangkan persiapan finansial lainnya. Kebutuhan operasional seperti gaji pemain, akomodasi hotel saat laga tandang (away), hingga konsumsi harian memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Terlebih, hal ini karena adanya regulasi baru mengenai kuota tiga pemain asing.

Di sisi lain, Herdiat juga membeberkan rencana strategis mengenai penjajakan kerja sama dengan tim raksasa Jawa Barat, Persib Bandung. Ia berharap Persib bisa menggandeng PSGC Ciamis sebagai tim satelit yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Khususnya, hal ini terutama dalam hal pembinaan pemain.

Baca juga: Tangis Haru dan Konvoi Meriah Warnai Penyambutan Laskar Singacala PSGC Ciamis di Pendopo Bupati

“Doakan saja kerja sama ini bisa terwujud. Saat ini manajemen PSGC Ciamis tengah intens melakukan komunikasi dengan CEO dan manajemen tim Persib Bandung,” jelasnya.

Dalam draf kerja sama yang diajukan, pihak PSGC memberikan syarat mutlak agar nama klub tidak diubah. Home base atau markas tim harus tetap berada di Kabupaten Ciamis. Selain itu, program pembinaan pemain muda wajib dilaksanakan dengan optimal.

“Pihak CEO dan manajemen Persib Bandung menyambut baik rencana ini, bahkan mereka berencana membuka sekolah sepak bola (SSB) di Ciamis. Ini tentu sebuah langkah kemajuan yang luar biasa. Kita tunggu saja hasilnya, tidak hanya masyarakat, manajemen PSGC juga sangat menantikan demi kemajuan sepak bola Ciamis,” pungkas Herdiat. (Eli/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |