harapanrakyat.com,- Jajaran kepelatihan dan pemain Persib Bandung kompak meminta penonton maupun Bobotoh tertib dan tidak mengulangi kejadian tahun lalu, ketika melawan Persis Solo di musim 2024/2025.
Saat itu, suporter merangsek ke dalam lapangan setelah pertandingan antara Persib Bandung melawan Persis Solo berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan tuan rumah.
Baca juga: Jelang Lawan Persijap Jepara, Bojan Hodak Justru Pilih Tenangkan Pemain Persib daripada Memotivasi
Akibatnya, penyerahan medali dan trofi di panggung di tengah Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) batal, karena banyaknya suporter yang berada di area lapangan. Alhasil, prosesi pengalungan medali bagi pemain dan ofisial serta penyerahan trofi berlangsung di tribun VIP utama.
Pelatih Persib, Bojan Hodak meminta kepada seluruh penonton maupun suporter Persib agar tidak mengulangi kejadian musim lalu. Jika Persib Bandung kembali meraih gelar juara Super League, Bojan mengharapkan agar suporter di dalam maupun luar lapangan bisa tertib dan disiplin.
“Kami paham kejadian tahun lalu. Jika kami memang, kami harap kejadian itu tidak terulang kembali. Jadi kami berharap jika nanti waktunya merayakan, lalukan dengan cara yang benar dan disiplin,” kata Bojan di Stadion GBLA, Jumat (22/5/2026).
Komitmen Menjaga Nama Baik Persib Bandung
Senada dengan Bojan, bek Persib Bandung, Federico Barba Menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas energi dan dukungan tanpa henti dari Bobotoh sepanjang musim 2025/2026.
Namun, Barba mengingatkan bahwa bukti kecintaan terhadap klub, sejatinya harus ditunjukkan lewat sikap yang bijak dan menghormati aturan kompetisi yang berlaku.
“Suporter itu energi bagi tim, jadi saya berterimakasih. Jika peduli dan menginginkan yang terbaik untuk klub, mereka (Bobotoh) harus menghormati beberapa aturan. Karena dampaknya nanti, pihak klub yang harus membayar akibatnya (denda),” kata Barba.
Baca juga: Bojan Hodak Minta Persib Bandung Fokus pada Laga Lawan Persijap Jepara, Bukan Euforia Konvoi
Mantan pemain Serie A itu berharap Bobotoh bisa menahan diri dan mengerti mengenai regulasi yang berlaku. Ia ingin kejadian penonton merangsek ke lapangan pitch invasion musim sebelumnya tidak terulang kembali, meskipun pertandingan telah berakhir.
“Saya harap orang-orang mengerti agar bisa menikmati pertandingan sepak bola maupun setelah pertandingan momen yang tepat, dan di tempat yang tepat juga,” tuturnya. (Reza/R6/HR-Online)

8 hours ago
7

















































