Pemulihan Total Butuh Waktu Setahun, RSHS Bandung Siapkan Rekonstruksi Wajah Hingga Kaki Korban YTR

1 month ago 101

harapanrakyat.com,- Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyebut proses pemulihan medis terhadap YTR, korban kasus dugaan penganiayaan berat dan penyekapan, membutuhkan waktu sekitar setahun. 

Baca juga: YTR Korban Taufik Hidayat Infeksi Luka Berat, RSHS Perketat Kunjungan dan Siapkan Operasi Rekonstruksi Wajah

Direktur Utama RSHS Bandung, dr. Rachim Dinata Marsidi mengatakan, tim medis belum bisa melakukan tindakan rekonstruksi wajah hingga kaki YTR. Saat ini tim medis masih berfokus penuh untuk meredakan infeksi luka yang dialami oleh pasien.

“Kami belum bisa memulai tindakan operasi atau rekonstruksi saat ini karena infeksinya belum habis total. Selama dua minggu ini memang sudah ada perbaikan kondisi, tetapi belum sempurna,” kata Rachim dikutip Selasa (30/6/2026).

RSHS menargetkan tahapan awal operasi rekonstruksi, khususnya pada area wajah, pada minggu ketiga setelah seluruh infeksi mereda. Sebab, tingkat kerusakan jaringan yang cukup kompleks pada bagian wajah dan kaki, rangkaian operasi serta pemulihan ini dirancang dalam jangka panjang. “Jika pekan ketiga seluruh infeksi sudah reda, kami mulai rekonstruksi mulai dari wajah lalu ke kaki. Waktunya hampir satu tahun,” ujarnya.

Benarkan Ada Belatung dan Tato di Tubuh YTR

Mengenai kabar adanya belatung pada luka di bagian kepala YTR, Rachim menyebut kondisi pasien saat pertama kali tiba memang mengalami infeksi akibat pembiaran yang lama.

Hal ini membuat tim dokter harus segera mengambil tindakan darurat tanpa penundaan. Pembersihan intensif pada area luka menjadi pertolongan pertama yang sangat penting.

“(Iya ada belatung di kepala) Karena infeksi sudah terlalu lama, jadi langsung kami bersihkan. Jika tidak itu bisa sepsis atau bakterinya masuk ke pembuluh darah yang bisa menyebabkan kematian,” ujarnya.

Baca juga: Kondisi Berangsur Stabil, RSHS Bandung Bentuk Tim Dokter Khusus untuk YTR

Sementara mengenai informasi yang beredar di media sosial mengenai tato wajah tersangka Taufik Hidayat alias TH di tubuh YTR, Rachim memilih untuk menjaga privasi pasien secara medis.

Meski begitu, Rachim tak menampik bahwa tato itu memang ada, tetapi ia enggan menjelaskan lebih rinci terkait letak atau polanya. “Kalau itu (tato), silakan konfirmasi langsung kepada pihak keluarga pasien. Memang ada, tetapi saya tidak bisa memberikan keterangan mengenai posisinya di bagian mana,” tuturnya. (Reza/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |