Musim Kemarau, Damkar KBB Nyatakan Kebakaran Lebih Sering Akibat Kelalaian 

7 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengimbau seluruh warga meningkatkan kewaspadaan ekstra di tengah musim kemarau. Saat ini, potensi kebakaran lebih banyak dipicu kelalaian manusia dibanding gangguan teknis seperti korsleting listrik.

Baca juga: Waspada! Kasus Kebakaran Lahan di Kota Banjar Melonjak Drastis Sepanjang Juli 2026

Kepala Dinas Damkar, Siti Aminah Anshoriah, menegaskan pencegahan tak bisa diserahkan sepenuhnya pada petugas. “Di musim kering ini, semua harus berhati-hati. Kelalaian sekecil apa pun bisa memicu api yang merajalela,” ujarnya Senin (27/7/2026).

Pola penyebab pun berubah. Jika musim hujan sering karena instalasi listrik, kini dominan dari aktivitas warga, seperti puntung rokok dibuang sembarangan, membakar sampah tanpa pengawasan, atau meninggalkan kompor/tungku menyala.

“Udara yang kering membuat api menyebar jauh lebih cepat. Catatan hingga 22 Juli 2026 tercatat 43 kasus kebakaran, hampir setiap hari ada laporan, bahkan satu hari sempat terjadi lima kali kejadian,” tuturnya.

Imbauan Damkar KBB Antisipasi Kebakaran

Baru-baru ini dua rumah hangus total karena tungku ditinggal menyala. Warga tak hanya kehilangan tempat tinggal, tapi juga surat berharga, rapor, dan dokumen penting lain yang sulit diganti.”Dokumen memang bisa diurus ulang, tapi butuh waktu, tenaga, dan biaya. Lebih baik mencegah sejak dini,” tegas Siti Aminah.

Pihaknya juga mendorong setiap lingkungan menyiapkan cadangan air darurat, seperti bak penampungan di tingkat RW. Air sangat krusial untuk memadamkan bara yang sering menyala kembali setelah api terlihat mati.

Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Garut, Tiga Rumah dan Satu Kandang Ternak Terdampak

Sementara itu, Damkar terus berupaya memperluas jangkauan layanan lewat pembangunan pos baru. Namun langkah ini masih terganjal keterbatasan jumlah personel.

“Tahap awal pos akan dibangun di Padalarang, lalu dilanjutkan ke Batujajar dan Cipongkor. Penambahan pos penting untuk mempercepat waktu tiba di lokasi, terutama di daerah yang aksesnya jauh,” terangnya.

Usulan penambahan tenaga juga sudah diajukan ke BKPSDM agar pelayanan pemadaman di seluruh wilayah Bandung Barat bisa lebih maksimal. “Pencegahan kebakaran adalah tanggung jawab bersama. Mari jaga keamanan lingkungan kita masing-masing,” pungkasnya. (Juhaeri/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |