harapanrakyat.com,- Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) perdana. MPLS ini serentak bagi siswa baru jenjang SMA, SMK, dan SLB Negeri dari 15 sampai 17 dan 20 hingga 21 Juli 2026.
Baca Juga: Sekolah Negeri Terbatas, Disdik Jawa Barat Dorong Lulusan Baru Manfaatkan Program SSK
Kepala Disdik Jawa Barat, Purwanto mengatakan, pada dasarnya MPLS ini bertujuan mengenal lingkungan dan wawasan sekolah. Hal ini wajib menjadi pegangan utama bagi guru maupun murid, untuk memulai proses pembelajaran yang efektif pada pekan depan.
“Pengenalan kepada tata tertib, lingkungan sarana prasarana, hingga guru. Itu jadi pegangan untuk guru maupun murid untuk melaksanakan pembelajaran,” kata Purwanto, Rabu (15/7/2026).
MPLS Perdana di Sekolah Maung Ada Unjuk Kabisa
Purwanto menyebut, MPLS di Sekolah Maung di sekolah reguler terdapat perbedaan, satu di dunia penilaian dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara daring. Kemudian, penilaian Pancawaluya dari Disdik Jawa Barat, penilaian diagnostik di sekolah, hingga penampilan Unjuk Kabisa.
Misalkan, ada atlet pencak silat di salah satu Sekolah Maung, mereka nantinya akan menunjukkan kemampuan di depan rekan-rekannya.
“Ada bedanya. Misalkan, ada yang memiliki kelebihan di bidang tertentu, nanti akan menunjukkan kemampuan dan mengorganisasi kegiatan penampilan,” ujarnya.
Purwanto menambahkan, pada MPLS perdana tahun ini Disdik Jawa Barat tetap melibatkan unsur TNI hingga Polri sebagai pemateri. Integrasi antara kedisiplinan dari TNI-Polri dan kurikulum internal sekolah, diharapkan mampu mencetak karakter siswa yang adaptif dan berintegritas.
Selain itu, kata Purwanto, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah memerintahkan jajaran pejabat eselon II dan III, untuk turun langsung ke berbagai sekolah guna melakukan monitoring secara berkala.
Baca Juga: 501 Siswa Ikuti MPLS Perdana di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sumedang
“Iya masih kami libatkan TNI Polri yang berada di dekat lingkungan sekolah untuk MPLS perdana ini. Pak Gubernur juta sudah minta pejabat sekolah 2 dan 3 itu ke sekolah, memonitoring MPLS,” pungkasnya. (Reza/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

1 month ago
82

















































