Menteri HAM Ungkap Arah Baru Kerja Sama Indonesia-Prancis, Pertahanan hingga Industri Strategis Jadi Prioritas

1 month ago 92

harapanrakyat.com,- Hubungan Indonesia dan Prancis memasuki fase kerja sama yang lebih luas. Tak hanya memperkuat hubungan diplomatik, Indonesia-Prancis juga akan melakukan kerja sama dalam berbagai sektor. Termasuk sektor pertahanan, industri strategis, keamanan maritim, hingga peningkatan ketahanan menghadapi dinamika global.

Arah baru kemitraan itu disampaikan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai saat mewakili Presiden RI Prabowo Subianto dalam resepsi Hari Nasional Prancis atau Bastille Day di Jakarta, pada 14 Juli 2026.

Menurut Pigai, hubungan Indonesia dan Prancis berkembang seiring meningkatnya kepercayaan kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan internasional.

Ia mengatakan, penguatan kemitraan tidak lagi sebatas hubungan politik. Tetapi telah bergeser pada kerja sama yang lebih strategis dan berjangka panjang.

“Pendekatan diplomasi saat ini memadukan kerja sama pertahanan, industri strategis, keamanan maritim, serta penguatan ketahanan menghadapi tantangan global yang terus berkembang,” ujar Pigai.

Ia menambahkan, kemitraan tersebut dibangun di atas prinsip saling percaya, saling menghormati, dan visi bersama untuk menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Sambangi Unisba, Menteri Natalius Pigai Ingin Pastikan Kebebasan Akademik Tetap Terjaga

Kunjungan Kenegaraan Pererat Kerja Sama Indonesia-Prancis

Pigai menilai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada kunjungan kenegaraan Mei 2026 memberi dorongan baru bagi hubungan bilateral. Dari pertemuan itu, Indonesia dan Prancis sepakat memperluas kemitraan menuju kerja sama yang lebih komprehensif di berbagai sektor. 

Selain membahas kerja sama kedua negara, Pigai turut menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah dan rakyat Prancis yang memperingati Bastille Day.

Ia menilai Hari Bastille bukan sekadar peringatan sejarah bagi Prancis. Namun juga mencerminkan nilai-nilai kemerdekaan, kewargaan, dan demokrasi yang memiliki kesamaan dengan semangat yang dianut Indonesia.

“Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting yang memperkuat hubungan kedua negara,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pigai juga mengapresiasi Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, Kedutaan Besar Prancis, komunitas Prancis, serta berbagai mitra yang selama ini berkontribusi mempererat hubungan bilateral.

Baca Juga: Menteri HAM Natalius Pigai Penuhi Panggilan DPR, Akui Tidak Ada Program 100 Hari

Pigai juga berharap kemitraan Indonesia dan Prancis terus berkembang secara dinamis. Sehingga mampu memberikan manfaat bagi kedua negara sekaligus mendukung terciptanya perdamaian dan stabilitas kawasan maupun dunia. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |