Gara-gara Batang Pisang, Tiga Begal di Garut Nyaris Dihakimi Massa

19 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Batang pohon pisang yang melintang di jalan menjadi awal terungkapnya aksi begal di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Modus sederhana namun berbahaya itu memicu kemarahan warga hingga ratusan orang menggeruduk kantor desa tempat para pelaku diamankan. Polisi pun harus mengevakuasi ketiga terduga begal agar terhindar dari amukan massa.

Peristiwa dramatis tersebut terjadi di halaman Kantor Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut pada Rabu (3/2/2025). Suasana desa yang semula sepi berubah mencekam ketika warga berdatangan setelah mengetahui komplotan begal diamankan di kantor desa. Situasi yang kian tak kondusif membuat anggota Polsek Cisurupan meminta bantuan Tim Sancang Polres Garut.

Baca Juga: Kandang Terbakar di Garut, Ribuan Ayam Mati Terpanggang

Ketiga terduga pelaku berinisial AT (21), DD (19), dan DS (16), satu di antaranya masih di bawah umur. Mereka diduga melakukan aksi begal terhadap Abdul Hamid (28), warga Kampung Tarikolot, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut.

Modus Begal Rampok Warga Garut

Polisi menjelaskan, aksi kejahatan itu bermula saat korban hendak pulang ke rumah dan melintas di kawasan Tarikolot. Di tengah perjalanan, jalan yang dilalui korban tertutup batang pohon pisang. Saat korban turun dari sepeda motor untuk menyingkirkan batang tersebut, para pelaku tiba-tiba muncul, menjerat korban, lalu membawa kabur sepeda motornya.

“Para pelaku sengaja memasang batang pohon pisang di tengah jalan. Ketika korban berhenti untuk menyingkirkan batang tersebut, para pelaku langsung menarik korban, melakukan kekerasan, dan membawa kabur sepeda motor milik korban,” kata Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Puluhan Pil Obat Keras Ditemukan pada Korban Kecelakaan Adu Banteng di Garut

Adi menambahkan, karena para pelaku merupakan warga setempat, petugas sempat mengamankan mereka di kantor desa. Namun kondisi justru memanas lantaran warga yang kesal berdatangan dan berniat menghakimi para pelaku.

“Melihat masyarakat semakin banyak berdatangan, Kanit Reskrim langsung menghubungi Tim Sancang Polres Garut. Kapolsek Cisurupan memimpin langsung proses evakuasi pelaku dari amukan warga, selanjutnya ketiganya dibawa ke Mapolres Garut untuk pemeriksaan,” ujarnya.

Beruntung, ketiga pelaku berhasil dievakuasi dengan selamat. Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor hasil curian, batang pohon pisang sepanjang sekitar 120 sentimeter, serta senjata buatan berupa gir sepeda motor yang dililit tali sabuk.

Baca Juga: Remaja Asal Garut Tewas Tertemper Kereta Api, Sepekan Terakhir Sudah 3 Warga Jadi Korban

“Selain motor hasil curian, kami juga mengamankan barang bukti berupa gir sepeda motor yang dililit tali sabuk, satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam, dan satu batang pohon pisang,” tutup Adi. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |