Dugaan Limbah Dapur SPPG Banjar 4 Bikin Air Keruh, Petugas Lakukan Pengujian

11 hours ago 12

harapanrakyat.com,- Keluhan warga terkait kondisi air bersih yang mendadak keruh di Lingkungan Pintu Singa, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Jawa Barat, langsung mendapat respons cepat dari pihak terkait. Dugaan pencemaran yang disebut-sebut berasal dari limbah dapur SPPG Banjar 4, di Lingkungan Pintu Singa, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Jawa Barat, kini tengah ditelusuri melalui serangkaian pengujian laboratorium. Petugas dari Puskesmas Banjar 3 dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan pengambilan sampel air di beberapa titik lokasi, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga: Terkait Lokasi Pembangunan Dapur MBG di wilayah Raharja Kota Banjar, Camat Purwaharja Mediasi Warga dan Yayasan

Petugas Promosi Kesehatan Puskesmas Banjar 3, Lilis Maryani mengatakan, bahwa timnya mengambil sampel air dari tiga lokasi berbeda untuk dilakukan uji klinis.

Sampel yang diambil dari area SPPG bersumber dari hasil pengolahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur SPPG Banjar 4. Sementara itu, dua sampel lainnya yang diambil dari pemukiman warga.

Kegiatan ini bermula dari informasi awal yang diterima oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Banjar, mengenai adanya laporan warga kepada Babinsa terkait kondisi air sumur mereka yang mendadak berubah menjadi keruh.

Terkait hasil pengujian, Lilis menjelaskan, bahwa seluruh sampel yang telah dikumpulkan akan segera diserahkan ke pihak Labkesda Banjar untuk dianalisis lebih lanjut secara mendalam. “Sedangkan untuk perkiraan waktunya, sekitar satu minggu baru hasilnya bisa keluar,” jelasnya.

Baca Juga: Rencana Pembangunan Dapur MBG di Raharja Kota Banjar Ditolak Warga, Begini Alasannya

Memaksimalkan IPAL Dapur SPPG Banjar 4

Terpisah, Kepala SPPG Banjar 4, Latip Faisyal mengatakan, petugas telah selesai melakukan pengambilan sampel untuk dilakukan pengujian laboratorium.

“Tadi sudah diambil sampel dan alhamdulillah sudah selesai semuanya. Sekarang kita sedang menunggu hasil dari lab,” katanya.

Menurut Latip, proses pengujian laboratorium tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu minggu.

Sementara terkait perbaikan IPAL, Latip menjelaskan, bahwa fokus saat ini adalah memaksimalkan fasilitas yang ada. Berdasarkan pemeriksaan sebelumnya, fasilitas IPAL di dapur SPPG Banjar 4 dinyatakan dalam kondisi aman.

Baca Juga: Warga Balokang Kota Banjar Keluhkan Sumur Bau, Diduga Tercemar Limbah Dapur MBG

“Untuk itu (IPAL) sih kita hanya memaksimalkan ya, dikarenakan sebelumnya juga sudah dicek. Alhamdulillah IPAL kita sudah bisa dibilang aman. Dan kalau memang ini, dimaksimalkan terus,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |