Disdik Sumedang Gulirkan Program Zero Waste School dan Toilet Sehat di Seluruh Sekolah

1 hour ago 4

harapanrakyat.com, – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menggulirkan program sekolah ramah lingkungan melalui gerakan Zero Waste School dan toilet sehat serta bersih. 

Baca juga: Ratusan Siswa di Dua Sekolah Sumedang Diliburkan Pasca Terendam Banjir

Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap visi Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menciptakan sekolah yang produktif dan berwawasan lingkungan.

Program Zero Waste School

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan mengatakan, program ini dirancang agar selaras dengan program unggulan pemerintah daerah. Program unggulan tersebut diinisiasi oleh bupati dan wakil bupati Sumedang.

“Program ini kita gulirkan dalam rangka mendukung program unggulan pemerintah daerah Kabupaten Sumedang, yang telah ditetapkan oleh pak Bupati dan pak Wakil Bupati, yaitu sekolah produktif dan ramah lingkungan,” kata Eka, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, program sekolah ramah lingkungan tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih. Namun, program ini juga menjadi sarana pembentukan karakter peserta didik. Ia menilai kualitas pendidikan tidak cukup diukur dari kemampuan akademik semata. Selain itu, kualitas pendidikan juga diukur dari perkembangan moral, kepribadian, dan kebiasaan positif siswa.

Baca juga: Disdik Sumedang Lanjutkan Revitalisasi Sekolah, Perbaikan Difokuskan Bertahap hingga 2026

“Melalui pembiasaan di lingkungan sekolah, kami berharap kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang semakin meningkat,” ujarnya.

Dalam penerapannya, program ini menekankan sejumlah kebiasaan positif di lingkungan sekolah. Salah satunya adalah budaya memilah sampah berdasarkan jenis organik dan anorganik agar siswa terbiasa menjaga kebersihan sejak dini.

“Jadi, diharapkan setiap satuan pendidikan tumbuh kebiasaan untuk bisa membuang sampah pada tempatnya, sesuai dengan klasifikasi sampah, ada organik, anorganik. Selain itu, siswa juga didorong membawa perlengkapan makan dan minum dari rumah guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ujarnya.

Implementasi Program

Selain itu, kegiatan membersihkan ruang kelas sebelum proses belajar mengajar dimulai juga menjadi bagian dari program tersebut. Tidak hanya itu, sekolah juga diarahkan untuk menjaga kebersihan toilet. Selanjutnya, sekolah diharapkan melakukan penghijauan di lingkungan sekolah sebagai upaya membangun kepedulian terhadap lingkungan.

Eka menjelaskan, kondisi persoalan sampah di Kabupaten Sumedang menjadi salah satu alasan utama lahirnya program ini. Dinas Pendidikan merasa perlu ikut terlibat dalam upaya penanganan sampah melalui jalur edukasi sejak usia dini.

“Kami ingin menjadi bagian dari solusi dengan memberikan pendidikan dan pembiasaan kepada peserta didik mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP,” katanya.

Baca juga: Puluhan Sekolah di Sumedang Masuk Program Revitalisasi 2026, Perbaikan Menyeluruh

Program sekolah ramah lingkungan ditargetkan diterapkan di seluruh satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Sebagai bentuk keseriusan, program tersebut rencananya akan dimasukkan ke dalam kegiatan kokurikuler. Ini berlaku untuk jenjang SD dan SMP mulai tahun ajaran 2026.

“Kita targetkan seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Sumedang, sesuai dengan kewenangan kita. Ya itu mulai dari jenjang PAUD, SD dan SMP ini harus melaksanakan program sekolah ramah lingkungan. Untuk jenjang SD dan SMP sekolah ramah lingkungan, kita masukkan ke dalam kurikulum, yaitu bagian dari kokurikuler,” pungkasnya. (Aang/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |