Bawang Merah Rp 50 Ribu, Beras Naik, Minyakita Pun Menghilang di Pasar Banjar 

2 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Jelang Idul Adha, harga bawang merah hingga beras di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan cukup signifikan. Harga bawang merah bahkan menyentuh Rp 50 ribu per kilogram.

Tak hanya itu, harga beras medium pun ikut naik sementara Minyakita yang selama ini dikenal murah mulai jarang ditemukan di pasar Banjar.

Salah seorang pedagang bawang merah, Kodir, mengatakan, saat ini harga komoditas bawang merah brebes mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

Baca Juga: Tunggakan Retribusi Pasar Banjar Capai Rp 3 Miliar, Diberikan Pembebasan Denda 

Harga bawang merah normalnya berada di bawah Rp 40 ribu per kilogram sedangkan untuk bawang merah Garut masih dikisaran Rp 37 ribu per kilogram.

Kenaikan harga bawang merah tersebut menurutnya terjadi karena berkurangnya ketersediaan barang dari daerah pemasok.

“Dari kemarin mulai ada kenaikan. Untuk bawang merah brebes sekarang Rp 50 ribu,” kata Kodir kepada harapanrakyat.com, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga: Kisah Apih Pedagang Atribut Persib dari Bandung ke Banjar, Harap Dapat Cuan hingga Tim Favoritnya Juara

Tingginya harga bawang merah, disebut mempengaruhi permintaan di tingkat pasar. Banyak konsumen yang mulai mengurangi volume pembelian.

“Agak berkurang yang biasanya ambil 10 kilogram sekarang paling jadi 5 kilogram,” ujarnya.

Harga Beras Naik

Sementara itu, harga beras di tingkat pengecer juga ikut naik. Harga beras medium di pasar Banjar dijual Rp 14 ribu per kilogram. Sedangkan harga beras dengan kualitas premium dijual Rp 15 ribu per kilogram.

Kenaikan harga beras di tingkat pasar tersebut menurut pedagang beras dipicu oleh naiknya harga gabah di tingkat petani yang menyentuh Rp 800 ribu per kuintal.

“Infonya mah kalau gabah sekarang 800 dari Bandar. Jadi berasnya juga ikut naik. Kalau pembeli ya mau ngga mau akan beli karena kebutuhan,” ujar Undang pedang beras.

Pedagang lainnya, Nana mengatakan, saat ini Minyakita di pasar mulai langka. Ia pun mengaku lebih memilih minyak kemasan dari merek yang lain untuk menjaga ketersediaan minyak kemasan.

“Kadang-kadang pakai minyakita juga harganya lebih murah tapi kalau sekarang mah pakai yang lain. Minyakita kan lagi kosong,” katanya.

Nana melanjutkan, terkait harga sembako saat ini tengah mengalami kenaikan terutama bawang merah dan cabai merah.

Baca Juga: Lawan Arus di Jalan Kapten Jamhur Banjar: Dua Motor Tabrakan Adu Banteng, Tiga Orang Terluka

“Sudah tiga hari ini ada kenaikan. Cabai merah kriting Rp 60 ribu per kilogram cabai merah TW Rp 90 ribu kalau cabai rawit merah Rp 85 ribu per kilogram,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |