harapanrakyat.com,- Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menyebabkan bencana tanah longsor dan banjir di lima kecamatan.
Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Ciamis, ada 10 laporan masuk terkait bencana alam tanah longsor dan banjir dari 5 kecamatan yakni Kecamatan, Cihaurbeuti, Sindangkasih, Sukadana, Cisaga dan Kecamatan Tambaksari.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani membenarkan, bencana tanah longsor dan banjir itu terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (11/5/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, kata Ani, ada 10 laporan yang terdampak bencana tanah longsor dan juga banjir.
Baca Juga: Bencana Longsor di Cihaurbeuti Ciamis, Dua Rumah Tertimbun dan Warga Mengungsi
Menurutnya, 10 laporan tersebut dari beberapa desa di 5 kecamatan di Kabupaten Ciamis yakni Kecamatan Sindangkasih, Cihaurbeuti, Sukadana, Cisaga dan juga Kecamatan Tambaksari.
“Dari 10 laporan tersebut, yang sudah kita lakukan assesment itu ada 6 laporan, sedangkan 4 lagi menyusul. Mengingat bencana tanah longsor ini menyebar di 5 kecamatan di Kabupaten Ciamis,” katanya, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga: Pemain Muda Asal Pamarican Ciamis Tembus Elite Pro Academy Persib, Siap Berlaga di Malaysia
BPBD Ciamis Assesment Lokasi Bencana Longsor dan Banjir di Ciamis
Ani menjelaskan, BPBD Ciamis telah melakukan assesment ke lokasi longsor saluran irigasi di Dusun Sukamaju dan Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti. Ada 4 rumah terdampak dan 1 rumah terancam.
Kemudian, tanah longsor menutup badan jalan kabupaten di Desa Margaharja, Kecamatan Sukadana. Untuk material longsoran menutup sebagian badan jalan dan saat ini belum dilakukan penanganan.
Selain tanah longsor di Desa Margaharja, di Kecamatan Sukadana juga terjadi banjir dan tanah longsor di Desa Bunter. Akibatnya ada 15 rumah terdampak akibat bencana alam tersebut.
“Lalu tim juga sudah melakukan assement tanah longsor menutup jalan di Desa Budiasih, Kecamatan Sindangkasih, tanah longsor juga terjadi di Desa Sukahurip, Kecamatan Cisaga. Kemudian banjir dan tanah longsor terjadi di Desa Sukasetia, Kecamatan Cihaurbeuti yang terdampak itu jalan dan 1 rumah tergenang,” ucapnya.
Assesment juga dilakukan tim BPBD Ciamis ke lokasi bencana alam tanah longsor di Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari. Kemudian ke tanah longsor di Desa Budiasih, Kecamatan Sindangkasih di mana ada satu rumah terdampak.
“Kemudian tanah longsor di Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih dan tanah longsor di Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih,” ucapnya.
Ani mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada akan cuaca saat ini. Terlebih kepada warga yang rumahnya berada di daerah rawan bencana tanah longsor, pergerakan tanah dan banjir.
Baca Juga: Lansia Sebatang Kara di Banjaranyar Ciamis Dapat Bantuan Rutilahu dari Bupati Herdiat
“Intinya tetap waspada, apabila mempunyai pohon tinggi dekat permukiman diimbau segera ditebang. Supaya tidak membahayakan dan merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

4 hours ago
8

















































