Siswi MTs Asal Garut Korban Meninggal Tenggelam saat Penjelajahan Sekolah Tiba di Rumah Duka 

1 month ago 83

harapanrakyat.com,- Jenazah siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) Asal Cigedug, Garut, Jawa Barat, yang jadi korban tenggelam di mata air raksasa di Kecamatan Cisurupan, tiba di rumah duka pada Kamis (16/7/2026). Almarhum akan disemayamkan di tempat pemakaman umum tak jauh dari kediaman keluarga.

Baca juga: 8 Siswi MTs Peserta Penjelajahan Tenggelam di Mata Air Raksasa Garut, 1 Meninggal

Almarhum Siti Jamilah, siswi MTs di Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, korban tenggelam dalam rangkaian penjelajahan sekolah, tiba di rumah duka Kampung Cibuntu, Desa Sindangsari, Kecamatan Cigedug. Jenazah akan dimakamkan pihak keluarga, di tempat pemakaman umum tak jauh dari kediaman almarhum. 

Orang tua maupun keluarga yang lain nampak terpukul ketika jasad anaknya tiba dikediamannya. Warga maupun pelayat hingga sore tadi mulai berdatangan untuk bela sungkawa kepada keluarga. 

Rencana Keluarga Korban Tenggelam Terhadap Sekolah

Pihak keluarga mengaku, belum tahu akan menuntut sekolah atau tidak, saat ini orang tua maupun kerabat almarhum masih dalam keadaan duka. Saat peristiwa tenggelam korban masih dalam keadaan mengenakan seragam sekolah. Sehingga saat dibawa ke klinik Cidatar, Siti maupun 7 korban lainya masih berseragam MTs. 

“Kelas 3 MTs, dimakamkan di wilayah Cibuntu Desa Sindangsari. Untuk sementara keluarga memang masih drop, terkait langkah apa nanti yang akan dilakukan belum bisa dipastikan, tapi perihal keluarga tentu membebankan kepada sekolah, karena ini kan acaranya sekolah,” Atif Arifin, juru bicara keluarga korban, Kamis (16/7/2026).

Baca juga: Mobil Innova Masuk Parit demi Hindari Pemotor Freestyle di Garut, Pengendara Motor Kabur

Sebelumnya, peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis 16 Juli 2026, siang tadi. Ada 8 orang siswi tenggelam di mata air raksasa Cihaniwung saat melakukan penjelajahan, yang diduga rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Polisi saat ini telah memasang garis polisi, dan memeriksa sejumlah saksi atas kejadian tersebut.

Sebanyak 7 orang siswa yang statusnya korban selamat, saat ini masih dalah tahap pemulihan di klinik Cidatar, Kecamatan Cisurupan. Mereka sudah mulai membaik, meski perlu perawatan intensif dari tim medis. (Pikpik/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |