Film Paket Santet merupakan film horor Indonesia tahun 2026 garapan Dinna Jasanti dan produksi BASE Entertainment. Obe Karel, Ambaridzki Ramadhantyo, serta Titien Wattimena menyusun skenario film berdurasi 1 jam 38 menit ini. Ceritanya memadukan praktik santet dengan fenomena modern berupa pengiriman paket tanpa identitas.
Baca Juga: Film Toko Perlengkapan Mayat, Kisah Penglaris Berujung Petaka Keluarga
Film horor ini menghadirkan Fatih Unru, Yasamin Jasem, Fadly Faisal, Gabriella Eka Putri, Fiki Naki, Azela Putri, dan Farandika. Teror bermula dari paket misterius yang membawa ancaman bagi para penerimanya. Paket Santet tayang di bioskop Indonesia sejak 27 Agustus 2026 kemarin dengan konsep horor yang dekat dengan kehidupan masyarakat urban.
Sinopsis Film Paket Santet
Paket Santet mengikuti tujuh mahasiswa bernama Deva, Bela, Ale, Celia, Firza, Kiki, dan Glen. Kehidupan mereka berubah setelah sebuah paket misterius tiba tanpa identitas pengirim. Rasa penasaran membuat mereka membuka kiriman itu hingga muncul rangkaian teror yang berkaitan dengan santet.
Setelah kejadian tersebut, berbagai peristiwa aneh mulai menghantui mereka satu per satu. Ketujuh mahasiswa itu kemudian berusaha mencari asal-usul paket sekaligus alasan mereka menjadi sasaran kutukan. Mereka harus bekerja sama menemukan cara menghentikan teror sebelum ancaman tersebut menambah korban.
Misteri utama Paket Santet berpusat pada sosok pengirim serta tujuan paket tersebut. Deva dan keenam temannya menelusuri hubungan antara kiriman misterius, kutukan, dan pihak yang mungkin berada di balik teror. Semakin jauh mereka mencari jawaban, semakin besar pula bahaya yang menghadang.
Cerita memadukan kehidupan mahasiswa dengan unsur mistis yang lekat dengan budaya Indonesia. Perbedaan sikap setiap karakter turut menguji kekompakan kelompok saat menghadapi ketakutan. Mereka harus mengungkap sumber santet dan menghentikan kutukan sebelum seluruh anggota menjadi korban.
Daftar Pemeran
Film Paket Santet menghadirkan sejumlah aktor muda sebagai tujuh mahasiswa yang menjadi pusat cerita. Fatih Unru berperan sebagai Deva, Yasamin Jasem sebagai Bela, Fadly Faisal sebagai Ale, serta Gabriella Ekaputri sebagai Celia. Fiki Naki memerankan Firza, Azela Putri sebagai Kiki, dan Farandika sebagai Glen.
Baca Juga: Film Sajen Satu Suro Tayang 30 Juli 2026, Ini Sinopsis dan Pemerannya
Film ini juga menghadirkan pemain pendukung dengan karakter yang memperkuat alur cerita. Vonny Anggraini berperan sebagai Ibu Deva, sedangkan Aida Nurmala memainkan Ibu Bela. Moh. Iqbal Sulaiman sebagai Rizal, Adam Farrel sebagai Edi, Elly D. Luthan sebagai Oma Celia, Adjie N.A. sebagai Dukun, serta Barra Swetajaloe sebagai Dosen turut melengkapi jajaran pemeran.
Produksi dan Penayangan
Paket Santet menjadi film horor pertama garapan Dinna Jasanti yang sebelumnya lebih banyak mengerjakan film drama. Ia tertarik karena cerita memadukan santet dengan kebiasaan masyarakat menerima paket setiap hari. BASE Entertainment juga menghadirkan pendekatan baru melalui paket misterius dan lebah sebagai medium kutukan.
Fenomena media sosial, termasuk istilah “dukun digital”, turut menginspirasi pengembangan cerita. Film ini juga menandai debut layar lebar Fiki Naki sebagai Firza setelah terbiasa membuat konten digital. BASE Entertainment merilis trailer dan poster resmi pada Juli 2026, lalu menjadwalkan film Paket Santet tayang serentak di bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2026.
Review Paket Santet
Review Paket Santet memperlihatkan tujuh mahasiswa yang menghadapi teror setelah menerima paket santet. Cerita memadukan horror, thriller, dan drama dengan porsi cukup seimbang, tetapi tidak memberi ruang bagi satu genre untuk benar-benar menonjol. Konsepnya menarik, meski beberapa bagian terasa kurang matang karena film cenderung menahan potensi terornya.
Dari sisi akting, Fatih Unru menjadi salah satu kekuatan utama lewat permainan yang effortless dan terasa natural. Yasamin Jasem mampu menjaga misteri melalui karakter yang sulit terbaca, sedangkan Gabriella Eka Putri memberi bobot emosional yang kuat pada konflik. Fiki Naki masih terasa kurang menonjol karena karakternya belum memperoleh ruang cukup untuk berkembang.
Visual Paket Santet juga cukup berani, terutama pada beberapa adegan kematian. Namun, sejumlah momen kecelakaan masih terasa kurang gore sehingga dampaknya belum maksimal. Film ini sebenarnya punya peluang menjadi horor yang lebih brutal, apalagi konsep paket santet dan kematian misterius menawarkan banyak ruang untuk eksplorasi.
Paket Santet menghadirkan teror yang tidak muncul secara acak. Dinna Jasanti juga menjelaskan bahwa seseorang sengaja memilih tujuh mahasiswa sebagai korban dengan motif tertentu. Trailer terbaru memperlihatkan paket misterius, ancaman tawon, serta teror brutal yang mengancam nyawa mereka. Misteri kemudian berkembang pada sosok pengirim dan dendam yang melatarbelakanginya.
Baca Juga: Film Sihir Tanah Kubur, Angkat Mitos Makam Wurung
Secara keseluruhan, film Paket Santet menawarkan konsep segar dengan dramaturgi kuat dan pemeran yang mampu menghidupkan karakter. Keseimbangan tiga genre membuat alurnya tetap terarah, tetapi sekaligus mengurangi intensitas horornya. Film Paket Santet ini berpotensi lebih memorable jika berani mengeksplorasi teror, kematian, dan konflik personal secara lebih ekstrem. (R10/HR-Online)

5 hours ago
10

















































