Alasan Nyanyian Paus Sirip Seakan Lebih Cepat dari Kecepatan Suara

7 hours ago 8

Nyanyian paus sirip kerap menghiasi lautan. Tak heran sebab hewan laut tersebut memang memiliki suara yang paling jauh terdengar. Kalangan peneliti meyakini bahwa nyanyiannya bisa merambat sampai ratusan km di bawah permukaan laut.

Baca Juga: Ilmuwan Uji Coba Hiu untuk Prediksi Kekuatan Badai dengan Sensor Mutakhir

Berkaitan dengan nyanyian tersebut, kalangan ilmuwan mendapati fenomena yang aneh. Hal ini karena tim ilmuwan menyebut puncak suaranya seakan bergerak lebih cepat jika kita bandingkan dengan kecepatan suara yang ada di air. Berikut penjelasannya.

Nyanyian Paus Sirip Curi Perhatian Ilmuwan

Paus sirip selama ini terkenal sebagai hewan laut yang memiliki suara berfrekuensi begitu rendah. Setidaknya frekuensinya ada di kisaran 20 Hz. Supaya terdengar dengan jelas oleh telinga manusia, rekaman suara paus sirip ini perlu diputar sampai 5 kali lebih cepat.

Walaupun frekuensinya rendah, namun suara khasnya bisa merambat dengan jarak yang jauh di lautan luas. Bahkan kecepatan suaranya tampak berkisar 3.000 m per detik. Hal ini jauh lebih cepat daripada suara di air lautan sebab biasanya merambat dalam kisaran 1.500 m per detik.

Alasan Suara Paus Sirip Seakan Lebih Cepat

Bukan tanpa alasan kenapa suara paus sirip seperti lebih cepat dari suara di air lautan. Alasan atau penyebabnya tersebut berhasil terungkap berkat penelitian Dr. John Spiesberger yang berasal dari University of Pennsylvania. Ia bekerja sama dengan Dr. Eugene Terray yang berasal dari Woods Hole Oceanographic Institution.

Ternyata penyebabnya bukan karena kesalahan alat ataupun program komputernya. Akan tetapi, alasannya ada kaitannya dengan gejala fisika interferensi temporal. Istilah ini berarti sinyal suara nyanyian paus sirip yang sama berhasil mencapai penerima lewat lebih dari 1 jalur.

Ada 2 Jalur Suara

Melalui penelitian secara lebih mendalam, terungkap bahwa suara paus sirip yang sampai di alat perekam nyatanya melewati 2 jalur berbeda. Dalam hal ini, sebagian suaranya merambat secara langsung dari paus sirip ke penerimanya. Sedangkan untuk bagian lainnya justru memantul terlebih dulu di permukaan laut sebelum benar-benar sampai. Hal inilah yang membuat jaraknya jadi lebih jauh.

Baca Juga: Kembalinya Bangau Putih di Inggris Setelah Lenyap Enam Abad

Selanjutnya kedua gelombang suara ini bertemu lantas saling bertumpuk. Akibatnya, terciptalah titik suara terkuat sehingga bisa tiba lebih cepat dari seharusnya. Karena penelitian tersebut, memperlihatkan bahwa suara paus sirip tak benar-benar melaju sangat cepat.

Pemanfaatan Alat Perekam TOSSIT

Kalangan peneliti memanfaatkan teknologi mutakhir untuk bisa mengungkap misteri kecepatan nyanyian paus sirip. Adapun teknologi yang dimaksud di sini ialah TOSSIT. Alat perekam bawah laut tersebut hasil pengembangan Woods Hole Oceanographic Institution.

Alat tersebut menggunakan rangka berbahan plastik yang di dalamnya ada busa apung. Ada juga hidrofon yang berguna dalam menangkap suara. Semakin lengkap karena juga ada sistem pelepas akustik.

Alat perekam ini sendiri juga menawarkan kemudahan dalam pemasangannya. Untuk memasangnya, tim peneliti hanya perlu melemparnya dari perahu. Oleh karena itu, tim peneliti tak perlu menyelam ke dalam laut.

Uniknya, desainnya tanpa tali sehingga tak akan menjerat hewan laut lainnya. Hasil rekamannya juga terdengar lebih jernih lantaran minim gangguan dari alat perekamnya. Tim peneliti bisa mengambil lagi alat perekam tersebut sesudah memasangnya selama beberapa bulan di dasar laut.

Setelah itu, tim peneliti akan mengunduh data yang ada di dalam alat perekamnya. Kemudian menganalisis data tersebut di laboratorium. Pada akhirnya, ilmuwan bisa memastikan bahwa fenomena nyanyian paus sirip ini tak bertentangan dengan teori relativitas Einstein.

Fakta Menarik Nyanyian Paus

Nyanyian paus sebenarnya menyimpan berbagai fakta menarik. Adapun salah satu faktanya ialah paus ini menghasilkan suara rendah dengan tujuan untuk komunikasi. Hal ini karena suara khasnya bisa membawa informasi dengan jarak jauh.

Dari sini bisa kita ketahui bahwa suara paus tak sekedar nyanyian semata. Suaranya bisa jadi sinyal penting bagi ilmuwan. Kalangan ilmuwan memanfaatkan sinyal suaranya untuk melacak pergerakan, keberadaan maupun pola perilakunya di lautan.

Baca Juga: Penemuan Spesies Cumi-Cumi Ekor Pendek di Perairan Arktik

Nyanyian paus sirip memang menyimpan keunikan tersendiri. Ternyata ada alasan ilmiah yang melandasi kenapa nyanyian paus sirip seperti melebihi kecepatan suara di lautan. Terlepas dari hal itu, nyanyian hewan laut ini ternyata juga menyimpan fakta menarik tersendiri. (R10/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |