Semen Padang FC Degradasi, Turun Kasta ke Liga 2

4 hours ago 4

‎harapanrakyat.com,- ‎Semen Padang FC harus menelan kenyataan paling pahit dalam perjalanan mereka di Liga 1. Kekalahan 0-1 dari Dewa United, pada Minggu 3 Mei 2026, bukan sekadar hasil buruk, itu adalah palu godam yang meruntuhkan harapan bertahan di kasta tertinggi. Laga yang digelar di Banten International Stadium itu menjadi titik akhir perjuangan panjang Kabau Sirah musim ini. 

‎‎Sejak peluit pertama, Semen Padang tampil agresif. Mereka mencoba menekan lewat kombinasi Ripal Wahyudi dan Kazaki Nakagawa, namun peluang yang tercipta tak cukup tajam. 

‎Dewa United merespons dengan serangan balik cepat, hingga akhirnya Noah Sadaoui memecah kebuntuan lewat sundulan terarah memanfaatkan umpan silang Jonathan Souza pada menit ke-31. 

Baca Juga: Juara Grup Timur, PSS Sleman Segel Tiket Promosi ke Liga 1

‎Babak kedua menjadi panggung upaya terakhir Semen Padang. Dua peluang emas dari Diego Mauricio dan Nakagawa sempat membuat pertahanan Dewa United goyah, tetapi tak ada yang berbuah gol. Hingga laga berakhir, skor tetap 1-0 dan dengan itu, pintu bertahan di Liga 1 tertutup rapat. 

‎Pelatih Jan Olde Riekerink tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. “Sepak bola terkadang bisa jadi kejam. Kesalahan sekecil apapun akan berdampak. Padahal mereka sudah berjuang sangat keras,” ujarnya usai pertandingan. 

‎Dari kubu lawan, kemenangan ini justru memperpanjang tren positif Dewa United yang kini hanya menelan satu kekalahan dari 11 laga terakhir dan naik ke posisi keenam klasemen. 

Baca Juga: Babak Baru Kasus Dugaan Rasisme di Liga 1, Persib Pasang Badan Usai Marc Klok Dilaporkan ke PSSI

Catatan Buruk Semen Padang FC di Liga 1, Alasan Mengapa Degradasi Tak Terhindarkan

‎Semen Padang kini tertahan di peringkat ke-17 dengan 20 poin, terpaut sembilan angka dari Madura United di zona aman. Dengan tiga laga tersisa, mereka memang masih bisa menyamai poin Madura United.

‎Meski demikian, aturan head-to-head membuat mereka tetap kalah dalam perhitungan akhir. Artinya, apa pun hasil sisa musim, Kabau Sirah tak lagi bisa menyelamatkan diri. 

‎Degradasi ini menjadi pukulan telak bagi klub yang punya sejarah panjang di sepak bola Indonesia. Musim depan, mereka harus kembali menapaki kerasnya kompetisi Liga 2, kompetisi yang tak kalah menuntut dari segi fisik maupun mental.

Baca Juga: Big Match El Clasico Persija Vs Persib Belum Dapat Venue, Masih Tersandung Masalah Izin

‎Semen Padang resmi terdegradasi dan membuat tim berjuluk Kabau Sirah tersebut turun kasta ke Liga 2. Tantangan berikutnya telah menanti, mulai dari perombakan skuad, evaluasi manajemen, hingga strategi baru. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |