Redam Gejolak, Dapur SPPG Ar Rasyid Purwasari Ciamis Prioritaskan 75 Persen Warga Lokal Jadi Relawan

4 hours ago 1

harapanrakyat.com,- Pihak pengelola Dapur SPPG Yayasan Ar Rasyid di Desa Purwasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akhirnya angkat bicara terkait kisruh dalam proses rekrutmen relawan. Guna meredam gejolak yang terjadi, pihak yayasan kembali mengundang warga sekitar, Senin (4/5/2026). Undangan tersebut untuk musyawarah dan evaluasi menyeluruh, terkait operasional serta rekrutmen tenaga kerja di wilayah Desa Purwasari.

Baca Juga: Protes Perekrutan Karyawan SPPG, Puluhan Warga Purwasari Ciamis Geruduk Dapur Yayasan

Perwakilan Yayasan Ar Rasyid SPPG Desa Purwasari, Andika Sugiharto mengatakan, bahwa pihaknya telah menjalin kesepakatan dengan warga lingkungan. Kesepakatan ii terkait adanya pelamar lokal, yang sebelumnya dinyatakan belum diterima.

“Kejadian kemarin menjadi bahan evaluasi besar bagi kami. Hari ini kita sepakati, sesuai usulan masyarakat, kita lakukan perbaikan. Insya Allah akan kita akomodir,” kata Andika kepada awak media, Senin (4/5/2026).

Sebagai bentuk tindak lanjut nyata, Dapur SPPG Yayasan Ar Rasyid langsung melakukan proses wawancara ulang terhadap sejumlah warga setempat. “Hari ini juga kita lakukan interview ulang terhadap 7 warga sekitaran dapur, yang kemarin sempat belum diterima menjadi relawan,” tambahnya.

Baca Juga: Geger! Perekrutan Relawan MBG di Purwasari Ciamis Berujung Pembacokan, Korban Alami Luka di Lengan

Dapur SPPG Ar Rasyid Klarifikasi Soal Insiden Perkelahian

Menanggapi isu adanya “orang titipan” dalam proses rekrutmen, Andika menegaskan, bahwa selama ini teknis perekrutan dilakukan sepenuhnya oleh pihak mitra. Hal itulah yang membuat yayasan tidak mengetahui detail gesekan di lapangan.

“Ke depan kita lakukan evaluasi serius agar tidak ada lagi persoalan yang tidak sesuai harapan. Kami juga sudah bersepakat, untuk relawan ini kita berikan slot 75 persen bagi warga lingkungan setempat,” tegasnya.

Sementara terkait kabar adanya insiden perkelahian yang sempat mewarnai kisruh ini, Andika mengklarifikasi, bahwa peristiwa tersebut tidak ada kaitannya dengan manajemen Dapur SPPG. “Itu murni persoalan personal dan tidak ada pihak dapur yang terlibat di dalamnya. Itu urusan internal antar warga, bukan kewenangan kami di SPPG,” jelasnya.

Baca Juga: Insiden Berdarah Perekrutan Relawan MBG Berujung Penganiayaan di Banjarsari Ciamis, Pelaku Diamankan Polisi

Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan warga tampak kembali berkumpul di ruang lobi Dapur SPPG Ar Rasyid Desa Purwasari. Pertemuan ini, bertujuan untuk memusyawarahkan kelangsungan operasional dapur sekaligus memastikan transparansi rekrutmen. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Purwasari, Ketua RT setempat, serta Babinsa, untuk mengawal jalannya mediasi agar tetap berjalan aman dan tertib. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |