Petani Pepaya di Pamarican Ciamis Rela Rogoh Kocek Pribadi Demi Aspal Jalan

1 day ago 12

​harapanrakyat.com,- Demi memperlancar roda perekonomian warga, Asep HBS, pengusaha sekaligus petani pepaya sukses asal Dusun Sukasari, RT 25, RW 11, Desa Margajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, rela merogoh kocek pribadi untuk mengaspal jalan kampung di wilayahnya.

​Aksi dermawan ini bukan kali pertama dilakukan. Asep dikenal kerap menyumbang material setiap kali Pemerintah Desa Margajaya melakukan perbaikan jalan lingkungan.

​Namun, pengaspalan kali ini sempat diwarnai isu tak sedap. Beredar kabar bahwa jalan yang biasa ia lalui untuk mengangkut hasil panen pepaya akan diportal oleh warga. Menanggapi hal tersebut, Asep secara tegas menepis narasi penutupan jalan tersebut.

“Kalau mengatasnamakan warga yang akan menutup jalan itu tidak benar. Tapi memang ada beberapa oknum, entah sirik atau bagaimana, saya tidak mau ambil pusing. Intinya perbaikan ini memang niat saya dari jauh-jauh hari,” ujar Asep saat ditemui harapanrakyat.com di lokasi pengaspalan, Rabu (19/08/2026).

Baca Juga: Unik dan Meriah! Ratusan “Motor Soang” Unjuk Gigi di Milangkala Desa Mekarmulya Ciamis

​Asep menegaskan pengaspalan jalan tersebut murni untuk kepentingan bersama, bukan atas desakan pihak mana pun.

​”Jalan ini selain menuju rumah saya dan jalur angkutan panen pepaya, juga jalan umum yang digunakan banyak warga. Sebelum-sebelumnya pun saya sering bantu material untuk perbaikan di sini,” tambahnya.

​Petani Pepaya di Pamarican Ciamis Targetkan Pengaspalan Bertahap

Untuk tahap awal, pengaspalan sudah menyelesaikan panjang sekitar 100 meter lebih, dimulai dari area depan kediamannya.

​”Tahap kedua nanti dilanjut 100 meter lagi ke arah sana. Pekerja sedang libur sekitar tiga hari. Rencananya sebelum diaspal nanti dilapis cor dulu supaya lebih awet. Materialnya sudah siap, tinggal menunggu pekerja,” terangnya.

​Asep memohon maaf dan berharap aksinya tidak disalahartikan oleh masyarakat luas sebagai bentuk pamer atau kesombongan.

Baca Juga: Karyawan Pabrik Cocopeat di Pamarican Ciamis Meninggal Mendadak saat Bekerja

​”Tadinya saya tidak mau ramai-ramai. Tapi karena rekan-rekan media sudah ke sini, ya saya buka saja. Mohon maaf, bukan maksud sombong, ini murni niat dari hati demi menunjang perekonomian warga, khususnya di Blok Cobogo ini,” pungkasnya. (Suherman/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |