harapanrakyat.com,- Disdukcapil Kabupaten Ciamis menekankan pentingnya data kependudukan dalam mendukung upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Bulan Penimbangan Balita dan Pemberian Vitamin A yang digelar di Posyandu Dahlia, Dusun Babakan, Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari intervensi serentak Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) di Jawa Barat. Pelaksanaannya melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Pembina Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa hingga kader Posyandu.
Baca Juga: Disdukcapil Ciamis Gandeng Kemenag Perbarui Data Perkawinan Warga
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Ciamis Kania Ernawati Herdiat, mengatakan pencegahan stunting membutuhkan kerja bersama. Posyandu menjadi salah satu bagian penting karena berhubungan langsung dengan pemantauan tumbuh kembang anak.
“Posyandu bukan hanya tempat penimbangan balita, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan tumbuh kembang anak terpantau dengan baik. Karena itu, kolaborasi seluruh unsur sangat diperlukan agar setiap anak mendapatkan perhatian dan pelayanan yang sesuai,” ujar Kania.
Menurutnya, pemantauan secara rutin diperlukan agar kondisi pertumbuhan dan perkembangan balita dapat diketahui sejak dini. Dengan begitu, intervensi dapat diberikan sesuai kebutuhan.
Baca Juga: Disdukcapil Ciamis Jemput Bola Pelayanan Adminduk bagi Warga Binaan Lapas Kelas IIB Ciamis
Disdukcapil Pastikan Data Kependudukan Jadi Dasar Intervensi Stunting
Di sisi lain, Disdukcapil Ciamis melihat aspek data administrasi kependudukan sebagai bagian penting dalam pencegahan stunting.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Ciamis Yayan M Supyan mengatakan, data kependudukan yang akurat dibutuhkan pemerintah untuk menentukan sasaran berbagai program pelayanan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting.
“Data kependudukan menjadi salah satu fondasi penting dalam menentukan sasaran program pemerintah. Dengan data yang akurat dan terus diperbarui, intervensi kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran,” ungkapnya.
Baca Juga: Disdukcapil Ciamis Raih Penghargaan Pelayanan Adminduk dari Pemprov Jabar
Menurutnya, data yang tertib membantu pemerintah mengetahui kondisi dan keberadaan masyarakat yang menjadi sasaran program. Hal ini penting agar pelayanan tidak hanya menjangkau masyarakat yang sudah terdata, tetapi juga memastikan tidak ada warga yang terlewat.
Disdukcapil Ciamis pun terus mendorong masyarakat untuk melengkapi dan memperbarui dokumen administrasi kependudukan.
“Kami terus mendorong agar tidak ada masyarakat yang terlewat dari pelayanan administrasi kependudukan. Ketika data kependudukan tertib, pemerintah akan lebih mudah memastikan pelayanan dan program pembangunan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Disdukcapil menilai sinergi dengan Tim Pembina Posyandu, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kader Posyandu perlu terus diperkuat.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih terintegrasi. Data kependudukan yang akurat dapat menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menyusun dan menentukan sasaran program. Disdukcapil Ciamis berharap penguatan data kependudukan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan Posyandu. (Fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

20 hours ago
15

















































