Terinspirasi dari Lionel Messi, Dedi Mulyadi Menerapkan Gaya Kepemimpinan Administratif dan Konten

3 hours ago 3

harapanrakyat.com,- Peringatan hari jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat menjadi momentum penting bagi Pemprov untuk melakukan perubahan mendasar dalam sistem tata kelola pemerintahan yang memiliki keberpihakan pada masyarakat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, untuk merealisasikan perubahan itu, dirinya menerapkan dua pendekatan kualifikasi kepemimpinan dalam mengelola pemerintahan daerah. 

Pendekatan pertama menempatkan gubernur sebagai pejabat negara yang bertindak bak dirijen untuk mengorkestrasi pembangunan.

Sedangkan pendekatan kedua mendorong aksi personal sebagai warga negara yang hadir langsung menyelesaikan masalah warga di lapangan.

“Ada dua kualifikasi yang saya tempuh, pertama mengorkestrasi pembangunan, itu Gubernur sebagai pejabat negara. Di sisi lain, sebagai Gubernur sebagai personal warga negara yang membantu Pemprov untuk menuntaskan berbagai persoalan secara mandiri,” kata Dedi dikutip, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga: Makna Kemerdekaan Versi KDM: Tak Boleh Ada Warga Jabar Berobat Pulang Bawa Utang

Dedi berujar, pendekatan ganda tersebut ia istilahkan sebagai perpaduan antara Gubernur Administratif dan Konten.

Gaya kepemimpinan adaptif ini terinspirasi dari bintang sepak bola dunia, Lionel Messi saat memperkuat Tim Nasional Argentina di lapangan hijau.

Ia menyebut, seorang pemimpin harus mampu membaca situasi kapan harus berperan mengumpan serta mengatur alur serangan secara tim, dan kapan harus bertindak cepat secara individual untuk menyelesaikan persoalan.

“Bahasa saya, Gubernur administratif dan konten. Saya belajar dari Argentina. Ada saatnya Messi mengatur serangan dan mengumpan, lalu ada saatnya Messi mengambil keputusan cepat agar memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Bahas Gaya Kepemimpinan, Dedi Mulyadi Terima Kritik dan Sampaikan Terima Kasih ke Pendahulu

Lebih lanjut, Dedi menambahkan, dua pendekatan itu membuatnya bersikap sangat terbuka terhadap seluruh kritik dan saran dari publik.

Sebab, Dedi merasa ketika menjabat sebagai Gubernur, ia merupakan yang paling sering mendapatkan kritik dari warga Jawa Barat maupun masyarakat Indonesia secara luas.

“Jadi karena itu kami punya spirit untuk menerima kritik dan saran dari masyarakat. Saya yang paling sering dapat kritik, hampir setiap hari. Pengkritiknya bukan orang Jawa Barat saja, tapi seluruh daerah,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Dedi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para gubernur terdahulu seperti Ridwan Kamil, Ahmad Heryawan, Danny Setiawan, Nuriana, Yogie Suardi Memet, Aang Kunaefi, dan lainnya.

Baca Juga: Upacara HUT ke-81 RI di Halaman Gedung Sate Berdampak Penutupan Jalan, KDM Minta Maaf 

Kemudian, Pj Gubernur Bey Machmudin yang senantiasa memberikan pendapat agar roda pemerintahan sesuai koridor konstitusi dalam bernegara. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |