harapanrakyat.com,- Dinas Kesehatan Kota Banjar, Jawa Barat, mengungkap masalah kesehatan yang dialami oleh warga Banjar berdasarkan hasil cek kesehatan gratis atau CKG. Program cek kesehatan gratis di Kota Banjar telah menyasar hampir separuh jumlah penduduk.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Rusyono mengatakan, berdasarkan data per 14 Agustus 2026 jumlah pendaftar program CKG telah mencapai 96.554 orang.
Adapun total kehadiran peserta cek kesehatan gratis tersebut mencapai 94.683 orang atau 45,25 persen dari jumlah penduduk yakni 213.958 jiwa.
“Berdasarkan data persentase CKG mencapai 44,25 persen atau telah menyasar 94.683 orang,” kata Rusyono kepada harapanrakyat.com, Rabu (19/8/2026).
Lanjutnya menyebut, berdasarkan hasil CKG permasalahan kesehatan yang dialami oleh warga Banjar di antaranya
ggi goyang paling mendominasi dengan presentase 100 persen, dislipidemia 81,25 persen, dan kanker paru resiko sedang 69,82 persen.
Kemudian kanker usus resiko sedang 50,49 persen, karies pada anak usia sekolah dan remaja 50,03 persen, karies pada orang dewasa 47,67 persen. Beresiko malnutrisi pada lansia 37,93 persen, resiko jantung 24,05 persen, dan pre hipertensi 20,12 persen.
“Jadi paling dominan itu permasalahan gigi dan dislipidemia atau kadar lemak di berada pada batas normal. Untuk hipertensi presentasenya tidak begitu banyak,” ujarnya.
CKG di Kota Banjar Upaya Deteksi Dini Resiko Penyakit
Lebih lanjut ia mengatakan, peserta program cek kesehatan gratis yang telah mengikuti pemeriksaan dipastikan mendapat informasi mengenai resiko permasalahan kesehatan yang dimiliki.
Menurutnya, cek kesehatan gratis merupakan upaya deteksi dini terhadap resiko penyakit. Tujuannya supaya mendapat penanganan yang tepat dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan.
Sebab itu, bagi yang telah mengikuti cek kesehatan gratis dan memiliki resiko penyakit, akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Bahkan dilanjutkan dengan pengobatan sesuai hasil pemeriksaan.
Baca Juga: Patung Gajah Raksasa di Pawai Alegoris Kota Banjar Curi Perhatian, Diusulkan Jadi Ikon Lokal
“Bagi yang sudah pernah periksa itu kan ada namanya raport hasil tes. Nah, bagi yang perlu penanganan lebih lanjut dan pengobatan tentu kami sarankan pemeriksaan lanjutan di Faskes,” pungkasnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

20 hours ago
16

















































