harapanrakyat.com,- Polisi telah merampungkan olah tempat kejadian perkara (TKP) di mata air Cihaniwung, Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat lokasi tenggelamnya delapan siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) asal Kecamatan Cigedug. Meski olah TKP selesai dilakukan, penyidik masih mendalami dugaan adanya unsur kelalaian dalam kegiatan penjelajahan yang menewaskan seorang siswi.
Selain menggelar olah TKP, petugas Inafis Polres Garut juga menguras embung mata air yang menjadi lokasi kejadian. Garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman mengatakan, penyidik kini fokus memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti guna mengungkap penyebab pasti insiden yang terjadi pada Kamis (16/7/2026) tersebut.
“Yang pasti peristiwanya kemarin, kemudian keluarga korban telah menerima musibah, informasinya tidak akan menuntut. Kebetulan ditanganinya sama polsek,” kata Herman saat dihubungi, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga: Kebakaran Lahan PT Agro di Garut, Api Membubung Tinggi hingga Nyaris Merembet ke Permukiman
Mata Air Cihaniwung Garut Sumber Pengairan Sawah Warga Cisurupan
Sementara itu, Kepala Desa Cidatar, Amun Sunjana, mengaku tidak menyangka mata air Cihaniwung yang selama ini menjadi sumber pengairan bagi lahan pertanian warga justru menelan korban jiwa.
Ia mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari masyarakat sesaat pulang dari masjid.
“Ketika baru pulang dari masjid, di halaman sudah ramai. Saya tanyakan ada apa, kata masyarakat ada yang meninggal di Cihaniwung. Ada delapan orang, yang meninggal satu orang. Informasi dari pengajar, korban yang meninggal merupakan siswi kelas 3,” ujar Amun.
Menurutnya, hingga kini belum ada informasi resmi apakah kegiatan penjelajahan tersebut merupakan bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau kegiatan sekolah lainnya.
“Data yang resmi belum tahu apakah MPLS atau bukan, tapi tadi bilang merupakan rangkaian dari sekolah. Untuk acara renang itu tidak ada,” tambahnya.
Baca Juga: 8 Siswi MTs Peserta Penjelajahan Tenggelam di Mata Air Raksasa Garut, 1 Meninggal
Polisi masih menyelidiki seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti para siswi, termasuk memastikan apakah prosedur keselamatan telah diterapkan. Hasil penyelidikan itu nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam peristiwa yang merenggut nyawa seorang siswi tersebut. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

1 month ago
96

















































