Menjelajah Kuliner Legendaris Yogyakarta yang Wajib Masuk List Liburan Anda

3 hours ago 8

Kota Gudeg bukan sekadar destinasi wisata budaya dan pendidikan, melainkan surga bagi para pemburu rasa yang ingin bernostalgia melalui hidangan autentik. Di balik menjamurnya kafe modern, khazanah kuliner legendaris Yogyakarta tetap terjaga dan telah bertahan melintasi berbagai zaman. Bahkan ada yang eksis sejak sebelum era kemerdekaan.

Menjelajahi setiap sudut kota ini terasa kurang lengkap tanpa mencicipi sajian yang kaya akan rempah dan tradisi. Berikut adalah panduan lengkap wisata kuliner ikonik di Yogyakarta yang wajib Anda kunjungi.

Baca Juga: Wisata Favorit Long Weekend: Dari Kuliner Bandung hingga Daftar 76 Negara Bebas Visa

Deretan Kuliner Legendaris Yogyakarta

Ikon Utama: Gudeg Yu Djum dan Soto Kadipiro

Berbicara kuliner Jogja tentu tak lepas dari Gudeg Yu Djum. Maestro gudeg kering ini dirintis oleh Ibu Djuwariyah sejak tahun 1950-an. Berawal dari lapak kecil di Wijilan, kini nama Yu Djum menjadi standar emas gudeg Jogja dengan ciri khas rasa manis-gurih yang tersaji bersama krecek pedas dan ayam kampung.

Selain gudeg, Soto Kadipiro adalah saksi bisu sejarah kuliner legendaris Yogyakarta yang berdiri sejak 1921 oleh Karto Wijoyo. Warung ini mempertahankan resep kuah bening kaya rempah selama lebih dari 90 tahun. Uniknya, warung asli di Jalan Wates ini tidak membuka cabang di tempat lain demi menjaga kualitas rasa.

Sensasi Sate Klatak dan Daging yang Menggugah Selera

Kabupaten Bantul menawarkan Sate Klatak, kuliner kambing unik yang menggunakan jeruji besi sepeda sebagai tusukannya. Penggunaan besi ini berfungsi sebagai konduktor panas agar daging matang merata hingga ke bagian dalam.

Beberapa nama besar yang melegenda antara lain Sate Klatak Pak Pong yang berdiri sejak 1960-an, dan Sate Klatak Pak Bari yang populer sebagai lokasi syuting film ternama.

Bagi pecinta pedas, Oseng-Oseng Mercon Bu Narti adalah menu wajib. Salah satu kuliner legendaris Yogyakarta ini lahir di tengah krisis moneter 1998, hidangan tetelan sapi super pedas ini memberikan sensasi “meledak” di mulut bagi siapa saja yang mencicipinya.

Baca Juga: Oharang BBQ Cimahi, Tawarkan AYCE Makanan Ala Korea

Keajaiban Bakmi Jawa yang Dimasak Tradisional

Kuliner legendaris saat malam Yogyakarta identik dengan Bakmi Jawa. Kelezatan autentiknya terletak pada proses memasak yang masih menggunakan anglo (tungku arang), ayam kampung, dan telur bebek.

Bakmi Jawa Pak Pele di Alun-Alun Utara dan Bakmi Jawa Mbah Mo di Bantul adalah dua primadona yang selalu ramai pengunjung, mulai dari masyarakat umum hingga pejabat negara.

Jajanan Tradisional: Dari Pasar hingga Perbukitan

Melipir ke Pasar Beringharjo, Anda akan menemukan Es Dawet Mbah Hari yang segar sejak 1965. Selain itu, ada Sate Kere Mbah Suwarni yang terbuat dari gajih atau lemak sapi dengan bumbu khusus.

Kemudian, di kawasan Kaliurang, jangan lewatkan Jadah Tempe Mbah Carik. Ini adalah kuliner legendaris Yogyakarta yang menjadi kudapan favorit keluarga Keraton dan mendapat julukan”Burger Jawa”.

Tak ketinggalan, Lupis Mbah Satinem di Jalan Diponegoro yang namanya kian mendunia setelah muncul dalam dokumenter Netflix. Mbah Satinem tetap setia menggunakan teknik lama memotong lupis dengan benang putih untuk menjaga teksturnya tetap sempurna.

Kopi Joss: Minuman Ikonik dengan Arang Membara

Baca Juga: Restoran India di Bandung, Menawarkan Pengalaman Kuliner Kaya Rempah yang Unik

Sebagai penutup perjalanan kuliner legendaris di Yogyakarta, Kopi Joss Lik Man di kawasan Stasiun Tugu menawarkan pengalaman unik. Minuman ini tercipta secara tidak sengaja pada tahun 1960-an ketika arang panas dicelupkan ke dalam kopi untuk menetralisir rasa.

Selain aromanya yang khas, banyak yang percaya bahwa karbon aktif dalam arang tersebut juga memiliki khasiat sebagai detoks bagi tubuh.

Menikmati kuliner khas Yogyakarta bukan sekadar memanjakan lidah, melainkan juga cara menghargai warisan budaya yang masih terjaga keasliannya hingga saat ini. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |