Bongsang Tahu Jadi Kemasan Daging Kurban, Cara Kreatif Polres Sumedang Kurangi Sampah Plastik

10 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Dalam perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Polres Sumedang Polda Jawa Barat melaksanakan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Mapolres Sumedang, Rabu (27/5/2026). Sebanyak sembilan ekor sapi dan 15 ekor kambing, disembelih untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ribuan paket daging kurban disiapkan panitia untuk didistribusikan kepada warga penerima manfaat. Menariknya, proses pengemasan daging dilakukan dengan cara berbeda dari biasanya. Panitia memanfaatkan bongsang tahu dan daun pisang sebagai wadah pembungkus daging kurban.

Baca Juga: Kurban Tanpa Plastik, Warga Cimuruy Sumedang Bagikan Daging dengan Rinjing Bambu

Penggunaan kemasan tradisional tersebut dipilih karena dinilai lebih higienis sekaligus membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang berpotensi menjadi limbah. Selain itu, kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir juga menjadi pertimbangan dalam penggunaan bahan ramah lingkungan tersebut.

Kurban, Bentuk Kepedulian Sosial Polres Sumedang

Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, mengatakan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus ibadah bersama jajaran Polres Sumedang pada momentum Hari Raya Iduladha.

Baca Juga: Sapi Kurban Bantuan Bupati Mengamuk saat Hendak Disembelih di Polres Sumedang

“Pelaksanaan kurban ini melibatkan seluruh staf, pejabat utama Polres Sumedang, hingga para kapolsek di jajaran. Hewan kurban yang disembelih terdiri dari sembilan ekor sapi dan 15 ekor kambing yang nantinya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Sandityo.

Tyo menuturkan, pendistribusian daging kurban dilakukan berdasarkan data penerima yang telah disiapkan sebelumnya, oleh masing-masing kapolsek agar bantuan tepat sasaran.

“Kami berharap penyaluran daging kurban benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Untuk tahun ini, jumlah penerima diperkirakan mencapai sekitar 500 hingga 1.000 orang,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa penggunaan bongsang tahu merupakan bentuk pelestarian kearifan lokal khas Sumedang. Biasanya, bongsang digunakan sebagai wadah tahu, namun kali ini dimanfaatkan sebagai kemasan daging kurban agar lebih ramah lingkungan dan mengurangi sampah plastik di masyarakat.

Baca Juga: Polres Sumedang Pastikan Isu “Teror Pocong” Tidak Benar, Warga Diminta Tak Sebar Hoaks

“Penggunaan bongsang tahu merupakan salah satu kearifan lokal, yang mana bongsang ini digunakan di Sumedang sebagai tempat untuk tahu. Tetapi kali ini kita gunakan untuk membungkus daging kurban dan dibagikan ke masyarakat,” pungkasnya. (Aang/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |