harapanrakyat.com,- Polisi menetapkan empat preman kampung pelaku penganiayaan terhadap petugas palang pintu perlintasan kereta api di Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sebagai daftar pencarian orang (DPO). Identitas para pelaku telah dikantongi dan kini dalam pengejaran petugas.
Kasus penganiayaan tersebut menjadi perhatian publik setelah video aksi kekerasan yang terjadi di pos perlintasan kereta api di Jalan Raya Leuwigoong viral di media sosial.
Dalam rekaman yang diunggah seorang pengendara motor, terlihat beberapa pria mendatangi pos jaga dan terlibat cekcok dengan petugas PT KAI. Tak lama kemudian, korban menjadi sasaran pemukulan hingga mengalami luka-luka.
Baca Juga: Terobos Palang Pintu, Pengendara Motor di Garut Keroyok Petugas Jalur Perlintasan Kereta Api
Kronologi Penganiayaan Petugas Palang Pintu Kereta Api di Garut
Kapolsek Leuwigoong, Iptu Encang Suryana, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Leuwigoong langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami menerima laporan adanya pemukulan terhadap petugas palang pintu kereta api PT KAI. Setelah cek TKP dan meminta keterangan korban, diketahui para pelaku sempat hendak menerobos perlintasan saat palang pintu sudah tertutup,” ujar Encang, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, penganiayaan diduga dipicu karena salah seorang pelaku tidak terima saat ditegur korban ketika hendak menerobos perlintasan kereta api yang telah ditutup.
Pelaku kemudian mendatangi pos jaga bersama rekan-rekannya. Setelah terlibat adu mulut, mereka diduga menganiaya petugas hingga mengalami sejumlah luka lebam dan harus menjalani perawatan medis.
“Diduga pelaku tidak terima ditegur. Mereka kemudian mendatangi pos, terjadi cekcok, lalu korban dipukul. Identitas keempat pelaku sudah kami ketahui dan korban juga telah membuat laporan polisi,” katanya.
Baca Juga: Nyalip Minibus di Tikungan, Pemotor Perempuan Asal Tasikmalaya Tewas Tertabrak Truk di Garut
Saat ini, Tim Sancang Polres Garut bersama jajaran Polsek Leuwigoong masih memburu keempat pelaku. Polisi menduga para pelaku merupakan warga sekitar lokasi kejadian. Penyelidikan terus dilakukan untuk segera menangkap para pelaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

5 hours ago
6

















































