Pantai Mertasari yang terletak di kawasan Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Bali, kini semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan yang memadukan tradisi budaya, keamanan keluarga, dan beragam aktivitas rekreasi unik.
Kawasan ini tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menjadi pusat kegiatan budaya besar. Seperti Rare Angon Festival 2026 yang resmi dibuka mulai 23 hingga 26 Juli 2026.
Kemeriahan Rare Angon Festival di Pantai Mertasari

Baca Juga: Eksplorasi Wisata Bali Selatan: Dari Megahnya Tebing Melasti hingga Eksotisnya Pantai Nyang Nyang
Ratusan layang-layang raksasa akan menghiasi Langit Sanur selama empat hari ke depan dalam ajang Rare Angon Festival. Tradisi ini memiliki nilai filosofis mendalam bagi masyarakat Bali sebagai wujud syukur atas kesuburan tanah dan berkah angin.
Pengunjung dapat menyaksikan kompetisi layangan tradisional seperti Bebean, Pecukan, dan Janggan. Serta atraksi “Wayang Udara” yang menampilkan karakter wayang setinggi 3-5 meter dengan iringan musik gamelan langsung.
Selain kemeriahan festival, Pantai Mertasari diakui sebagai salah satu pantai teraman di Bali untuk anak-anak dan orang tua. Karakteristik ombaknya yang tenang, perairan dangkal, dan arus yang tidak kuat menjadikannya tempat ideal untuk berenang. Terutama antara pukul 07.00 hingga 10.00 WITA.
Kebersihan lingkungannya yang terjaga dari sampah juga menambah kenyamanan bagi wisatawan yang ingin bermain pasir atau sekadar bersantai.
Aktivitas Seru di Taman Inspirasi dan Dream Island
Bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda, kawasan Taman Inspirasi Mertasari dan Dream Island Bali menawarkan berbagai pilihan menarik. Beberapa aktivitas ikonik untuk pengunjung antara lain merasakan sensasi berkeliling Pantai Mertasari di atas punggung unta atau kuda.
Kemudian, pengunjung juga bisa mendapatkan pengalaman ekstrem memberi makan hiu di tengah laut dengan perahu khusus. Tersedia pula penyewaan kano, stand up paddle, sepeda air, hingga aktivitas yang memacu adrenalin seperti flying fish dan jet ski.
Selain itu, ayunan ikonik bertuliskan “Dream Land” di tengah laut menjadi lokasi favorit pengunjung Pantai Mertasari untuk mengabadikan momen.
Kuliner dan Fasilitas Pendukung
Setelah lelah beraktivitas, wisatawan dapat menikmati kuliner khas seperti lumpia gunting dengan saus tauco yang dijajakan warga lokal. Atau menikmati paket prasmanan di restoran dengan suasana musik lokal.
Kawasan ini juga sedang dalam tahap revitalisasi sebagai daerah ekowisata, yang mencakup penataan jalur pedestrian, fasilitas nelayan. Hingga ruang terbuka hijau yang ramah lansia.
Informasi Akses dan Tiket
Baca Juga: Panduan Eksklusif Wisata Malam di Bali 2026: Destinasi Mewah, Beach Club Raksasa dan Pesona Budaya
Pantai Mertasari ini sangat mudah dijangkau, hanya berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Denpasar maupun Bandara Internasional Ngurah Rai. Harga tiket masuk sangat terjangkau, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 30.000, tergantung kategori pengunjung.
Sedangkan, biaya retribusi parkir kendaraan mulai dari Rp 1.000 untuk motor. Fasilitas umum seperti area parkir luas, toilet, ruang ganti, dan gazebo telah tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
Dengan segala fasilitas dan kegiatannya, Pantai Mertasari menjadi pilihan sempurna bagi mereka yang ingin menjauh sejenak dari keramaian pusat wisata seperti Kuta, sambil tetap menikmati esensi liburan Bali yang autentik. (R3/HR-Online/Editor: Eva)

6 hours ago
1
















































