Ingin Masuk Sekolah Maung Jawa Barat? Ini Syarat, Jalur, dan Jadwal Pendaftarannya 

11 hours ago 11

harapanrakyat.com,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai membuka proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk program Sekolah Manusia Unggul atau Sekolah Maung. Program ini menitikberatkan seleksi pada kemampuan dan prestasi siswa tanpa menerapkan sistem zonasi.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menjelaskan calon peserta didik terlebih dahulu akan menerima akun pendaftaran pada 18 hingga 22 Mei 2026. Setelah itu, tahapan pendaftaran dilakukan secara online pada 25, 26, 28, dan 29 Mei 2026 melalui aplikasi resmi Sekolah Maung.

Baca Juga: SMAN 1 Ciamis Jadi Salah Satu Sekolah Maung di Jawa Barat, Ini Keunggulannya 

Menurut Purwanto, terdapat tiga jalur yang dibuka dalam seleksi Sekolah Maung. Jalur kompetensi akademik menjadi yang terbesar dengan alokasi 70 persen kuota. Sementara jalur kompetensi nonakademik mendapat porsi 20 persen dan jalur potensi akademik sebesar 10 persen.

“Di Sekolah Maung tidak diberlakukan lagi jalur zonasi,” ujar Purwanto saat peluncuran SPMB Sekolah Maung, SMA, SMK, dan SLB Jawa Barat 2026 di Stadion Arcamanik, Senin (18/5/2026) lalu.

Baca Juga: SMAN 1 Banjar Bertransformasi Jadi Sekolah Maung, Seperti Apa Perbedaannya?

Syarat Daftar Sekolah Maung Jawa Barat

Untuk bisa mengikuti seleksi, peserta harus merupakan lulusan SMP atau sederajat, baik lulusan tahun ini maupun tahun sebelumnya, dengan usia maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2026.

Khusus peserta yang memilih jalur kompetensi akademik maka wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun, ketentuan tersebut tidak berlaku bagi calon siswa SMK.

Seleksi Sekolah Maung juga mempertimbangkan rekam jejak prestasi dan kemampuan siswa. Karena itu, peserta diminta melampirkan berbagai dokumen pendukung seperti rapor, hasil tes potensi akademik, sertifikat kejuaraan, portofolio karya, hingga bukti aktivitas sesuai minat dan bakat masing-masing.

Selain syarat akademik dan prestasi, calon siswa harus tercatat telah tinggal di wilayah Jawa Barat sekurang-kurangnya satu tahun. Ketentuan itu dibuktikan melalui kartu keluarga dan KTP orang tua atau wali.

Peserta juga wajib membawa surat rekomendasi dari sekolah asal yang menerangkan bahwa siswa memiliki prestasi serta minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Tahun ini, program Sekolah Maung mencakup 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri dengan kapasitas total sekitar 21 ribu siswa.

Baca Juga: Buka Masa Sosialisasi SPMB, Disdik Jawa Barat Tegaskan Tidak Ada Jalur Zonasi untuk Sekolah Maung

Hasil seleksi akan diumumkan pada 8 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada 9 hingga 10 Juni 2026. Sedangkan siswa yang belum diterima tetap dapat mengikuti tahapan SPMB reguler di sekolah lain. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |