Gerakan Pangan Murah Hadir di Kawali, Dorong Keterjangkauan Pangan dan Kesadaran Masyarakat

9 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, turut diwujudkan melalui upaya menjaga keterjangkauan kebutuhan pangan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), yang berlangsung di Halaman Kantor Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Ciamis Matangkan Rencana Aksi Berbasis Potensi Lokal

Kegiatan di Kecamatan Kawali tersebut tidak hanya menghadirkan akses pangan dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Tetapi juga, menjadi bagian dari upaya mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan. Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, mengenai pola konsumsi pangan yang sehat serta bijak dalam mengelola makanan.

Kepala DPKP Kabupaten Ciamis, Ape Ruswandana mengatakan, bahwa melalui kampanye tersebut, masyarakat didorong agar lebih cermat dalam menentukan kebutuhan pangan, mengatur jumlah makanan yang dikonsumsi, serta memanfaatkan pangan secara optimal.

“Upaya itu dinilai penting tidak hanya dari sisi penghematan rumah tangga. Tetapi juga sebagai bagian dari membangun kesadaran bersama terhadap ketahanan pangan,” katanya kepada harapanrakyat.com, Sabtu (15/8/2026).

Lanjutnya menambahkan, bahwa GPM ini merupakan hasil kolaborasi pihaknya dengan DPRD melalui Komisi B dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat. “Sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan dan kestabilan harga pangan,” ujarnya.

Lanjutnya menegaskan, bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Sekaligus juga mengendalikan inflasi di tingkat lokal.

“Gerakan Pangan Murah di Kawali ini adalah wujud kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat, untuk memastikan ketersediaan bahan pangan yang terjangkau dan berkualitas. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kita ingin meringankan beban ekonomi warga. Sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa,” ucapnya.

Baca Juga: Transformasi Teknologi, Strategi Ciamis Jaga Kedaulatan Pangan di Hari Krida Pertanian ke-54

Gerakan Pangan Murah di Kawali juga Edukasi Gizi B2SA dan Gerakan Stop Boros Pangan

Ada nilai lebih yang dibawa tim penyelenggara dalam GPM edisi kemerdekaan kali ini. Pasar murah tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan diintegrasikan secara cerdas dengan sosialisasi program B2SA.

Warga, terutama para kaum ibu, diedukasi secara persuasif agar lebih jeli memilih dan mengolah bahan pangan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga memenuhi standar kesehatan keluarga. Tak kalah penting, kampanye Stop Boros Pangan turut disuarakan untuk membangun kesadaran kolektif. Hal itu agar masyarakat lebih bijak mengelola porsi makanan sehari-hari, mengingat pemborosan pangan masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang serius.

Selain menyediakan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kawali juga memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kemudahan ini terutama dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Pembayaran PBB-P2 dalam kegiatan tersebut dapat dilakukan menggunakan QRIS. Masyarakat yang memanfaatkan metode pembayaran digital itu juga berkesempatan memperoleh doorprize menarik.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Desa Buniseuri, DPKP Ciamis Ajak Warga Terapkan Pola Makan B2SA

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar semakin mudah dan tertib dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Di sisi lain, pemanfaatan QRIS juga mendukung penerapan transaksi pembayaran yang lebih praktis dan efisien. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |