Sukses Terapkan Metode Trombolisis, RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Selamatkan Pasien Stroke 

11 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya mengukir pencapaian gemilang pada sektor pelayanan medis Priangan Timur. Rumah sakit daerah tersebut sukses menyembuhkan pasien stroke infark atau penyumbatan pembuluh darah otak lewat tindakan trombolisis.

Baca juga: SOP Pengelolaan Limbah Medis RSUD KHZ Zainal Mustafa Tasikmalaya Dipertanyakan, Ada Apa?

Keberhasilan tersebut mengukuhkan posisi RSUD KHZ Musthafa sebagai pelopor fasilitas kesehatan di Priangan Timur yang mengaktifkan sistem tanggap darurat Code Stroke.

Penerapan Metode Trombolisis

Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Eli Hendalia, membeberkan bahwa jajarannya sejauh ini telah sukses menyembuhkan tiga pasien stroke akut. Pasca-tindakan medis, seluruh pasien dilaporkan memperlihatkan perkembangan motorik yang sangat cepat.

Menurut Eli, terapi trombolisis adalah metode darurat yang berfungsi melarutkan gumpalan darah di otak. Pengobatan intensif ini wajib segera dilakukan demi menormalkan kembali pasokan darah sebelum terjadi kecacatan fungsi saraf.

“Penyelamatan penderita stroke harus berpacu dengan waktu. Peluang kesembuhan total pasien akan melonjak drastis jika terapi trombolisis segera diberikan,” ujar Eli, Sabtu (20/6/2026).

Manajemen faskes kini telah memperkuat integrasi tim yang melibatkan dokter saraf, perawat IGD, bagian radiologi, laboratorium, hingga unit farmasi. Pihak RSUD KHZ Musthafa juga menjamin ketersediaan obat trombolitik demi kelancaran tindakan penanganan pasien.

Alur penapisan pasien diatur sangat ketat demi mengejar waktu krusial. Petugas IGD wajib merampungkan skrining awal di bawah durasi 10 menit sebelum mengarahkan pasien ke ruang CT Scan.

Baca juga: Lindungi Garda Terdepan, Ratusan Nakes RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Divaksin Campak Rubella

Dampak positif dari inovasi layanan medis ini dirasakan langsung oleh Nia, salah seorang anak pasien asal wilayah Leuwisari. Nia mengisahkan bahwa ayahnya sempat lumpuh bicara dan tidak sadar akibat serangan stroke mendadak. “Kami sangat bersyukur, satu jam seusai mendapat terapi trombolisis di RSUD KHZ Musthafa, ayah saya langsung bisa diajak berbicara lagi,” ucap Nia.

Dokter Spesialis Neurologi RSUD KHZ Musthafa, dr. Bili Muchamad Ramdani, memaparkan penanganan satu pasien kritis pada pertengahan Juni 2026. Penderita masuk IGD dalam keadaan lemas sebelah badan dan tim medis mampu merampungkan seluruh pemeriksaan di bawah 30 menit. “Terapi ini sangat manjur untuk pasien berusia di bawah 80 tahun yang tiba dalam periode emas,” kata Bili menjelaskan kriteria medis.

Bili menggarisbawahi masa krusial tersebut berada pada durasi kurang dari 4,5 jam terhitung sejak serangan pertama kali muncul. (Apip/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |