harapanrakyat.com,- Semua tak akan menyangka fraksi partai Gerindra di DPRD Garut akan melawan kebijakan Pemkab Garut. Perlawanan fraksi Gerindra itu terjadi lewat aksi walk out 7 orang anggota dan pimpinannya saat paripurna dengan Bupati Garut di ruang Paripurna DPRD. Murkanya fraksi besutan Prabowo Subianto itu bukan tanpa sebab. Salah satunya karena persoalan jalan Banjarwangi yang rusak tidak masuk list prioritas perbaikan.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, menganggap langkah walk out fraksi Gerindra di DPRD saat rapat paripurna dengan agenda nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan tahun 2026, dan tahun 2027, di kantor DPRD Garut, merupakan hal yang wajar.
Tanggapan Bupati Garut Soal Fraksi Gerindra Walk Out
Bukan persoalan adanya keretakan dengan partai pengusung saat Pilkada, melainkan soal adanya keinginan dan keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, aspirasi yang diusulkan oleh fraksi Gerindra dianggap tidak terealisasi oleh Pemerintah Daerah Garut. Bupati Syakur, sapaan akrab orang nomor satu di Garut itu mengatakan, walk out fraksi dalam paripurna merupakan dinamika demokrasi.
“Itu dinamika demokrasi, ketika adanya keterbatasan kemudian ada kegiatan semua ingin sementara duitnya terbatas ya semua kan dikasihnya untuk masyarakat, menurut saya hal yang biasa saja, bukan tabu,” ungkap Syakur, Kamis (13/8/2026).
Perlu diketahui, keinginan fraksi Gerindra soal jalan Banjarwangi masuk list rehabilitasi dan perbaikan pada tahun ini. Namun sampai di rapat finalisasi pimpinan Badan Anggaran (Banggar) dengan Sekretariat Daerah, justru kebijakan perbaikan jalan malah tidak tercantum. Oleh sebab itu, ketua fraksi Gerindra Agus Sutarman, naik pitam dan lebih memilih memberi instruksi kepada anggota fraksi untuk keluar rapat paripurna.
“Nanti kita komunikasi lagi, cari titik temunya. Ujungnya semua banyak keinginan, terbatas harus memilih, terpilih atau tidak kepilih. Intinya nanti kita komunikasi lagi,” tambahnya.
Walk out fraksi Gerindra tentu bukan soal membangkang atau tidaknya kepada kebijakan Pemerintah Kabupaten Garut. Sebanyak 7 orang wakil rakyat asal partai Gerindra itu ingin aspirasi masyarakat lewat dewan agar perbaikan jalan Banjarwangi jadi skala prioritas pembangunan tahun ini. (Pikpik/R6/HR-Online)

3 hours ago
3

















































