Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Sukabumi Matangkan Skema Bantuan Rekonstruksi Kampung Adat Ciptamulya

8 hours ago 5

harapanrakyat.com,- Pemprov Jabar dan Pemkab Sukabumi kini tengah mematangkan skema alokasi anggaran untuk bantuan rekonstruksi pascabencana kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Hal ini bertujuan agar bantuan berjalan efektif dan tidak tumpang tindih.

Baca juga: Tiga Daerah di Jawa Barat Diterjang Karhutla dalam Sehari, 53 Hektare Lahan Hangus

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat, Ade Afriandi mengatakan, besaran nominal anggaran bantuan masih dalam proses penghitungan, sehingga belum ada perkiraan jumlahnya.

Ade menyebut, pihaknya akan melaporkan hasil validasi data 120 bangunan yang hangus dan 160 jiwa yang terdampak kebakaran ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta Gubernur Jabar.

“Nominal bantuan per orang maupun estimasi keseluruhan belum bisa kami sampaikan. Hari ini baru validasi. Kami akan sampaikan ke TAPD dan Gubernur untuk menentukan biaya penanggulangannya,” kata Ade, Selasa (28/7/2026).

Matangkan Skeman Bantuan

Ade menambahkan, pihaknya bersama DPMD Kabupaten Sukabumi kini sedang mematangkan skema bantuan agar tidak tumpang tindih. Dengan kata lain, Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Sukabumi berbagi peranan untuk pemulihan Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya.

“Semua harus terkoordinasikan agar tidak tumpang tindih. Pemprov Jawa Barat melakukan apa, Kabupaten Sukabumi melakukan apa, serta mana yang menjadi porsi swadaya gotong royong masyarakat adat,” ucapnya.

Baca juga: DPMD Jawa Barat Validasi 120 Bangunan Terbakar di Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi, Pemulihan Sesuai Kearifan Lokal

Ade berujar, proses rekonstruksi Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya ini, pemerintah daerah tetap menempatkan kearifan lokal sebagai fondasi utama. 

Pihak kasepuhan dan masyarakat adat memiliki kewenangan penuh untuk menentukan tata cara penataan, waktu pelaksanaan, hingga pemilihan bahan material bangunan. “Waktu, tata cara, sampai pada bahan material, mereka yang menentukan karena ini kampung adat. Kami dan Pemkab Sukabumi hanya memberikan dukungan,” ujarnya.

Meskipun musibah berskala masif hingga meratakan seluruh bangunan, budaya gotong royong warga lokal maupun kerabat dari luar daerah terbukti masih sangat kuat. Pemprov Jawa Barat bersama Pemkab Sukabumi melalui DPMD, BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Perkim hadir untuk memperkuat nilai swadaya masyarakat Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya. (Reza/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |