Kendalikan Hama Tikus, Pemuda di Lakbok Ciamis Pasang Rumah Burung Hantu di Sawah

20 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Puluhan pemuda bersama petani di Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis memasang rumah burung hantu (Rubuha) di areal persawahan. Hal itu sebagai upaya mereka mengendalikan hama tikus yang makin meresahkan para petani, Kamis (12/2/26). 

Berdasarkan informasi, para pemuda yang tergabung dalam Lare Terbis itu bersama sejumlah petani dan juga anggota TNI sejak pagi bahu-membahu mengangkut Rubuha itu dari bengkel ke sawah. Kemudian mereka memasangkannya di sejumlah titik yang dianggap rawan hama tikus.

Baca juga: Singgung Program Kedaulatan Pangan, Petani di Lakbok Ciamis Minta Pemerintah Perhatikan Infrastruktur Jalan

Miftah, perwakilan Lare Terbis mengatakan, inisiatif pembuatan dan pemasangan Rubuha tersebut setelah para petani mengeluh adanya serangan tikus. Apalagi akhir-akhir ini jumlahnya cukup meningkat dari sebelumnya. 

Karena itu, sebagai langkah pencegahan alami dari hasil diskusi cukup panjang dengan para petani, tercetus pembuatan Rubuha.

“Setelah diskusi beberapa kali, akhirnya kita sepakat membuat Rubuha sebagai solusinya. Sehingga nanti dari yang kita pasang, burungnya akan singgah di sana dan kemudian memangsa tikus yang terlihat oleh burungnya,” terang Miftah. 

Saat ini, sambung Miftah, pihaknya membuat 8 rumah Rubuha, namun baru 6 yang dipasang. Seharusnya, Rubuha tersebut jumlahnya lebih banyak, namun karena keterbatasan biaya, sehingga memaksimalkan anggaran dari donatur serta anggota kelompok tani maupun para pemuda. 

Baca juga: Bertahun-tahun Rusak, Puluhan Warga di Lakbok Ciamis Perbaiki Jalan Pertanian secara Swadaya

Menurutnya, pemasangan Rubuha ini adalah salah satu bentuk ikhtiar untuk mengendalikan hama tikus secara alami dan membantu para petani. Sebab, mangsa alami burung hantu adalah tikus. 

Tak hanya itu, sebagaimana program negara dalam di dalam dunia pertanian, perlu adanya kehadiran pemerintah dalam masalah ini. Sebab, persoalan padi tidak hanya selesai dengan penggunaan obat-obatan kimia seperti pestisida dan lainnya, namun perlu juga yang alami. 

“Kami harap pemerintah bisa hadir dalam mencari solusi pertanian. Pemuda Lare Terbis bersama kelompok tani di sini baru bisa seperti untuk membantu, semoga saja pemerintah bisa memperhatikan pengendalian hama, seperti halnya rumah burung hantu ini” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |