harapanrakyat.com,- Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menggenjot pemerataan layanan kesehatan hingga tingkat desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan usia harapan hidup masyarakat. Langkah tersebut diperkuat melalui dukungan terhadap Program KITA SEHAT yang diluncurkan pemerintah pusat.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan saat mengikuti peluncuran Program KITA SEHAT di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Erwan mengatakan, kualitas sumber daya manusia tidak bisa dilepaskan dari kondisi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memperluas penguatan layanan kesehatan primer agar akses pelayanan dapat dirasakan hingga ke daerah-daerah terpencil.
Baca Juga: Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar: Karakter Jadi Penentu Masa Depan Siswa
Salah satu langkah yang telah dilakukan yakni melalui Program Dokter Desa. Program tersebut menghadirkan tenaga kesehatan di daerah terpencil agar warga lebih mudah memperoleh pelayanan medis tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
“Kami ingin pelayanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat. Penguatan layanan primer bukan hanya soal meningkatkan pelayanan, tetapi juga membangun sistem kesehatan yang lebih merata, efektif, dan berkelanjutan,” kata Erwan.
Ia menilai Program KITA SEHAT sejalan dengan berbagai upaya yang tengah dilakukan Pemprov Jabar. Terutama dalam mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan status gizi balita.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan kesehatan di seluruh 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Erwan optimistis penguatan layanan kesehatan primer akan memberi dampak luas. Tidak hanya bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat, tetapi juga mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan nasional.
Usia Harapan Hidup Indikator Utama Keberhasilan Pembangunan Kesehatan
Sementara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan usia harapan hidup salah satu indikator utama keberhasilan pembangunan kesehatan. Target pemerintah adalah mendorong kenaikan usia harapan hidup masyarakat Indonesia hingga mencapai 76 tahun dalam lima tahun ke depan. Sementara posisi saat ini usia harapan hidup berada di angka 74 tahun.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah mengubah pendekatan pelayanan kesehatan dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif dibanding pengobatan.
Menurut Budi, masyarakat yang mampu menjaga kesehatannya akan memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kronis. Sehingga ketergantungan terhadap layanan rumah sakit dapat ditekan.
Ia juga mengimbau masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala setiap tahun sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit.
Baca Juga: Banyak Angkot Tak Laik Beroperasi, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Alih Fungsi ke Mobil Listrik
Program KITA SEHAT yang didukung Pemerintah Australia itu dirancang untuk memperkuat layanan kesehatan primer. Tujuannya agar upaya pencegahan penyakit dan promosi kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

1 hour ago
2

















































