Asah Kreativitas, Polres Pangandaran Ajak Siswa SLB Unjuk Gigi Lewat Lomba Melukis 

13 hours ago 13

harapanrakyat.com,- Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 di Kabupaten Pangandaran diwarnai aksi kepedulian sosial yang menyentuh. Tak sekadar seremonial, Polres Pangandaran memilih merangkul anak-anak penyandang disabilitas lewat ajang Lomba Melukis Difabel. Kegiatan ini digelar di markas kepolisian setempat, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Kapolres Pangandaran Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Kasus Dugaan Pungli Tiket Wisata

Ajang kreativitas ini diikuti oleh delapan pelajar bertalenta dari SLB Negeri Parigi. Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan langsung terasa saat jemari para peserta mulai menorehkan warna di atas media lukis. Dengan demikian, mereka menampilkan bakat seni yang luar biasa.

Lomba Melukis Difabel Bukti Dukungan Kepolisian

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Wakapolres Pangandaran KOMPOL Usep Supiyan bersama Kasi Humas Aiptu Yusdiana, hadir langsung di lokasi. Kehadiran jajaran pimpinan Polres ini menjadi suntikan motivasi. Selain itu, menjadi dukungan nyata agar anak-anak berkebutuhan khusus tersebut tetap percaya diri untuk terus berkarya.

Dalam pernyataan terpisah, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menegaskan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata komitmen Korps Bhayangkara. Apalagi dalam menghadirkan ruang publik yang inklusif. Menurutnya, setiap warga negara, termasuk para penyandang disabilitas, berhak mendapatkan kesempatan yang sama. Dengan demikian, mereka bisa mengembangkan potensi diri.

“Hari Bhayangkara ini menjadi momentum bagi kami untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memfasilitasi saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami meyakini setiap anak diberkahi potensi unik yang wajib kita apresiasi bersama,” tutur AKBP Ikrar Potawari.

Senada dengan Kapolres, Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdiana menyebutkan bahwa perlombaan ini menjadi representasi kehadiran Polri di tengah seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat. Langkah ini juga selaras dengan semangat Polri Presisi. Selain itu, hal tersebut mendukung program Polda Jabar melalui jargon “Jaga Rawat Jawa Barat” yang mengedepankan pelayanan adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif.

Baca juga: Polres Pangandaran Masih Menunggu Hasil Audit Investigasi untuk Ungkap Kasus Tiket Wisata Palsu

“Melalui goresan warna dari anak-anak ini, kita diajarkan tentang semangat pantang menyerah. Kami berharap ruang apresiasi seperti ini bisa menumbuhkan rasa percaya diri mereka, sekaligus mengedukasi masyarakat luas tentang pentingnya kesetaraan dan kepedulian terhadap sesama,” pungkas Aiptu Yusdiana. (Mad/R6/HR-Online)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |