Sekda Jawa Barat Ungkap Alasan Gasibu Ditata, Track Lari Jadi Perhatian

15 hours ago 13

harapanrakyat.com,- Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman mengungkap alasan kawasan Gasibu ditata. Salah satu perhatian pemerintah yakni memperbaiki kondisi track lari yang digunakan masyarakat untuk berolahraga.

Herman mengatakan penataan Gasibu dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Kawasan tersebut menjadi salah satu ruang publik yang banyak dimanfaatkan warga Jawa Barat untuk berolahraga maupun beraktivitas.

“Track lari itu kondisinya harus diperbaiki karena itu fasilitas publik,” ujar Herman saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Selasa (1/9/2026).

Menurut Herman, pembenahan fasilitas di kawasan Gasibu merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk menjamin masyarakat dapat memanfaatkan area tersebut dengan aman dan nyaman.

Ia mengatakan kondisi lintasan yang tidak optimal berisiko memicu kejadian yang tidak diinginkan, khususnya bagi warga yang menggunakan track untuk berolahraga.

“Jangan sampai karena track-nya kurang baik, kemudian bisa tijalikeuh,” kata Herman.

Baca Juga: Ekspor Naik, Impor Turun: Neraca Perdagangan Jawa Barat Surplus USD 16,63 Miliar

Perhatikan Kenyamanan dan Estetika, Gasibu Ditata

Penataan Gasibu, lanjut dia, tidak hanya menyangkut aspek keselamatan, tetapi juga kenyamanan dan estetika kawasan. Pemerintah akan menyesuaikan desain penataan dengan lanskap yang sudah ada, termasuk unsur alam dan fasilitas buatan.

Herman meyakini penataan akan membuat kondisi Gasibu lebih baik. Ia juga meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menuntaskan proses penataan kawasan Gasibu.

“Insya Allah kondisinya akan jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan saran. Masukan tersebut dapat diberikan apabila masih terdapat kekurangan selama proses maupun setelah penataan Gasibu selesai.

Herman juga menjelaskan bahwa penataan Gasibu tidak diarahkan untuk membangun fasilitas baru dalam skala besar. Pemerintah lebih fokus memperbaiki serta menata fasilitas yang sudah tersedia.

Terkait proses pengerjaan yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2027, Herman mengatakan waktu tersebut diperlukan karena penataan harus mengikuti tahapan dan ketentuan yang berlaku.

“Ya karena membutuhkan waktu seperti itu. Yang jelas kan di aturan, dimungkinkan ada rentang waktunya,” kata Herman.

Baca Juga: Jawa Barat Targetkan Nol Anak Tidak Sekolah pada 2029, Data Jadi Kunci

Melalui penataan tersebut, Pemprov Jabar berharap Gasibu dapat menjadi ruang publik yang lebih nyaman, aman, dan representatif bagi masyarakat, terutama untuk berolahraga atau beraktivitas. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |