Peralihan Aset Jalan Beserta Teras Cihampelas Rampung, KDM Targetkan Kawasan Bersih Oktober Ini!

9 hours ago 8

harapanrakyat.com,- Pemerintah Kota Bandung resmi menyerahkan aset berupa ruas Jalan beserta Teras Cihampelas kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penyerahan kewenangan pengelolaan infrastruktur ini ditandai dengan penandatanganan berkas kesepakatan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bandung M. Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Farhan mengatakan, ruas Jalan dan struktur Teras Cihampelas kini sepenuhnya berada di bawah kewenangan Pemprov Jawa Barat.

Penyerahan ini merujuk pada Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 620 yang menetapkan ruas Jalan Cihampelas sebagai jalan provinsi.

Farhan menambahkan, proses hibah Barang Milik Daerah (BMD) ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024 pada Pasal 396, 398, dan 330.

Baca Juga: Groundbreaking TPPAS Legok Nangka, Hasilkan Listrik 40 Megawatt Hingga Serap 1.500 Tenaga Kerja

Seluruh kelengkapan administratif mulai dari surat permohonan hingga hasil penelaahan tim peneliti telah terpenuhi secara sah.

“Penyerahan sudah berdasarkan Kepgub Nomor 620 yang mana menetapkan Jalan Cihampelas berubah status menjadi jalan provinsi. Sudah lengkap administrasinya,” kata Farhan.

Pembongkaran Teras Cihampelas Libatkan Pihak Swasta dan Targetkan Bersih Oktober

Pascapenyerahan aset, Dedi Mulyadi menuturkan,  Pemprov Jawa Barat segera meratakan struktur Teras Cihampelas yang melayang di atas jalan.

Pemprov Jawa Barat memilih skema lelang terbuka bagi pihak swasta untuk membongkar Teras Cihampelas, karena material bangunan ikonik ini memiliki nilai ekonomis.

Dedi berujar, tim penilai atau appraisal akan menghitung nilai wajar aset terlebih dahulu sebelum membukanya ke peserta lelang.

Pemenang lelang dengan penawaran tertinggi nantinya akan mendapatkan hak untuk membongkar sekaligus mengambil material bangunan tersebut tanpa perlu membebani APBD.

Ia pun menargetkan seluruh kelengkapan dokumen administratif selesai dalam kurun satu bulan. Jika seluruh tahapan lelang dan pengerjaan fisik berjalan lancar, kawasan Cihampelas diproyeksikan sudah bersih dari struktur bangunan skywalk pada Oktober 2026.

“Skema lelang, karena itu memiliki nilai. Siapa yang menawar tinggi, itu yang berhak membongkar. Jadi tidak usah menganggarkan. Tapi tim akan menghitung dulu appraisalnya,” tutur Dedi.

Mengenai aspek pengawasan, Dedi menegaskan, pihaknya mengedepankan transparansi dan tata kelola yang bersih.

Selama proses lelang berjalan sesuai aturan tanpa intervensi fiktif atau praktik melanggar hukum, Dedi optimistis penataan kembali kawasan Cihampelas akan memberikan dampak positif bagi keasrian Kota Bandung.

Baca Juga: Tanggapi Kebijakan Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menteri Natalius Pigai Berharap Itu Sekadar Guyonan

“Sebulan selesai mengenai administrasnya. Kalau semuanya beres, sudah bersih itu Oktober. Yang jelas kami tidak punya niat buruk, orang semua orang paham itu,” katanya. (Reza/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |