Edukasi Cegah Nikah Dini, KUA Cisaga dan Mahasiswa KKN INU Ciamis Bidik Siswa SMP

16 hours ago 9

harapanrakyat.com,- Langkah preventif menekan angka pernikahan usia anak terus digalakkan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Kali ini, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisaga menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Ilmu Keislaman (KKN-IK) Kelompok 3 INU Ciamis, memberikan pembekalan kepada ratusan pelajar SMPN 1 Cisaga melalui program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Mahasiswa Unpas Kunjungi Disdukcapil Ciamis, Pelajari Tata Kelola Pemerintah Daerah

​Mengusung tema Remaja Cerdas Merencanakan Masa Depan, Hindari Pernikahan Dini, Raih Impian Lebih Tinggi, sosialisasi ini bertujuan membekali ratusan pelajar agar terhindar dari pergaulan bebas dan pernikahan prematur.

​Kepala SMPN 1 Cisaga, Ujang Solihat Muslih, menyambut positif kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menilai edukasi semacam ini sangat krusial sebagai fondasi perlindungan diri para siswa.

​”Sinergi ini amat berharga. Kami berharap anak-anak bisa menyerap materi yang disampaikan. Sehingga, bisa menjadi benteng diri dari pengaruh negatif lingkungan dan bahaya nikah muda,” kata Ujang, Rabu (29/7/2026). 

Baca Juga: Mahasiswa STISIP Bina Putera Banjar Dorong Edukasi Pemilahan Sampah di Desa Raharja

Hasil Kolaborasi KUA Cisaga dengan Mahasiswa KKN INU Ciamis

​Program BRUS ini menghadirkan tim penyuluh KUA Cisaga yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Tatang Kohara, bersama Yoyo, dan Abdul Aziz. Dengan pendekatan komunikatif, para pemateri mengupas tuntas pentingnya kematangan fisik, psikologis, finansial, serta pendidikan sebelum memutuskan berumah tangga.

Perwakilan mahasiswa KKN-IK INU Ciamis, Delis Yayi Siti Maryam menekankan, upaya pencegahan nikah dini perlu menyentuh aspek psikologis remaja, bukan sekadar larangan formal.

​”Dari kacamata Bimbingan Konseling Islam, kita perlu membantu remaja membentuk konsep diri yang matang serta mekanisme pertahanan diri (coping mechanism). Usia sekolah adalah masa transisi penting. Mereka perlu dibantu mengelola emosi dan mengenali potensi diri agar tahan terhadap tekanan sosial,” katanya. 

​Diskusi interaktif pun bergulir dinamis. Banyak siswa memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi mengenai kesehatan mental, strategi meraih impian, hingga tips membentengi diri dari pengaruh lingkungan yang buruk.

Baca Juga: KKN Internasional BKS PTN Barat Hadir di Pangandaran, Perkuat Persatuan dan Jejaring Global

​”Melalui kemitraan antara KUA dan mahasiswa KKN-IK INU Ciamis ini, para peserta diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi berakhlak, berwawasan luas. Selain itu juga, matang dalam merencanakan masa depan tanpa terburu-buru menikah di usia muda,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto) 

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |