harapanrakyat.com,- Rencana pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pangandaran mendapat sambutan positif dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pangandaran. Perguruan tinggi negeri Islam tersebut, dinilai menjadi momentum penting untuk memajukan kualitas pendidikan masyarakat di kawasan selatan Jawa Barat.
Baca Juga: Pembangunan IAIN Pangandaran Kembali Jadi Sorotan, Jeje Wiradinata Siap Berdiskusi Terbuka
Sekretaris PCNU Pangandaran, Fuad Husen menilai, pendirian kampus negeri ini merupakan langkah untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses pendidikan tinggi yang terjangkau dan berkualitas. Menurutnya, IAIN Pangandaran bukan sekadar pembangunan sarana fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda.
“Kami dari jajaran PCNU menyambut baik rencana mulia ini. Pendirian IAIN Pangandaran menjadi investasi untuk menyiapkan generasi penerus yang unggul,” kata Fuad Husen saat dihubungi pada Minggu (16/8/2026).
Baca Juga: KKN Internasional BKS PTN Barat Hadir di Pangandaran, Perkuat Persatuan dan Jejaring Global
Pendirian IAIN Pangandaran Dinilai Kunci Naiknya IPM
Menurutnya, tantangan utama di Pangandaran saat ini adalah meningkatkan angka rata-rata lama sekolah dan memperluas kesempatan kuliah. Kehadiran perguruan tinggi negeri di daerah sendiri, diyakini mampu menekan kendala ekonomi serta kendala jarak yang selama ini memaksa calon mahasiswa menuntut ilmu ke luar daerah. Langkah ini diharapkan efektif mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Pangandaran.
Selain berdampak pada sektor pendidikan umum, PCNU berharap IAIN Pangandaran dapat menjalin sinergi erat dengan pondok pesantren lokal. Sinergi ini penting. agar kampus dapat melahirkan lulusan yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman moral serta memegang teguh nilai moderasi beragama.
Fuad pun menanggapi kekhawatiran sebagian pihak mengenai pendirian IAIN Pangandaran yang berpotensi bersaing dengan perguruan tinggi swasta yang sudah ada. Ia mengimbau, agar semua pihak menyikapi kehadiran kampus negeri dengan sudut pandang yang positif.
“Tujuannya jelas untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya dan menaikkan IPM daerah. Jadi tidak perlu ada ketakutan bahwa kampus swasta akan kehilangan mahasiswa,” tegasnya.
Baca Juga: Rencana Pendirian IAIN Pangandaran Ditolak Tokoh, Pemdes Cikalong dan Bappeda Buka Suara
Fuad mengajak seluruh kampus swasta di Pangandaran, untuk menjalin kolaborasi dan berkompetisi secara sehat (berfastabiqul khoirot). Menurutnya, potensi calon mahasiswa di Pangandaran sangat besar. Sehingga, keberadaan kampus baru justru bisa menjadi pemicu bagi perguruan tinggi swasta untuk terus meningkatkan mutu dan inovasi pembelajaran. “Kolaborasi antara kampus negeri dan swasta dianggap sebagai kunci utama percepatan kualitas sumber daya manusia di Pangandaran,” pungkasnya. (Madlani/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

4 hours ago
9

















































