Miris! Sejumlah Siswa SMA Al Kautsar Cigalontang Tasikmalaya Belajar Lesehan di Saung Selama 5 Tahun

4 hours ago 6

harapanrakyat.com,- Kondisi memprihatinkan melingkupi kegiatan belajar mengajar di SMA Al Kautsar, Desa Tenjonagara, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses pembelajaran di sekolah tersebut dinilai jauh dari kata layak. Bahkan, salah satu rombongan belajar (rombel) terpaksa harus mengecap pendidikan dengan cara lesehan, di bangunan yang menyerupai saung selama lebih dari lima tahun.

Baca Juga: Lima Tahun Belajar Beralaskan Tikar di Saung, SMA di Kabupaten Tasikmalaya Ini Menanti Perhatian Pemerintah

​Menanggapi kabar tersebut, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XII Jawa Barat langsung memanggil pihak sekolah untuk melakukan klarifikasi.

Respons KCD Wilayah XII Pendidikan Soal Siswa SMA Al Kautsar Cigalontang Tasikmalaya Belajar Lesehan

​Kasubag TU KCD Wilayah XII Pendidikan, Hadyan, membenarkan bahwa pihaknya telah bertemu langsung dengan Kepala SMA Al Kautsar untuk menggali fakta mengenai kondisi fasilitas di sekolah tersebut.

​”Kami dari KCD sudah bertemu dengan kepala sekolah. Sudah komunikasi dan konfirmasi Jumat kemarin. Utamanya menanyakan kronologi kenapa sampai menempati bangunan yang sekarang,” kata Hadyan saat dimintai keterangan, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga: Miris! Bangunan SD dan SMP di Tasikmalaya Rusak Berat Butuh Perbaikan

Lebih lanjut Hadyan menegaskan, bahwa pemerintah selama ini tidak mengabaikan pemenuhan hak-hak operasional maupun ketenagakerjaan di sekolah bersangkutan.

​”Perhatian pemerintah ke guru dan tenaga kependidikan, dana BOS, kinerja, alhamdulillah semuanya diterima oleh sekolah. Dan inipun kenapa dipanggil untuk konfirmasi dan klarifikasi, sebagai bentuk tanggapan kami terhadap berita yang dimuat,” jelasnya.

​Namun, saat dikonfirmasi mengenai langkah konkrit atau penanganan yang akan diambil oleh pihak KCD Wilayah XII setelah mengetahui kondisi riil SMA Al Kautsar Cigalontang di lapangan, Hadyan enggan memberikan penjelasan lebih rinci. Ia beralasan belum melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada pimpinan.

​”Hal tersebut saya tidak punya hak untuk menjawab. Sebab, belum melapor ke pimpinan hasil komunikasi dan klarifikasinya, jadi pimpinan belum tahu hasilnya. Karena pertemuan itu hanya Pak kepala sekolah dengan saya. Sedangkan Pak Kepala KCD sedang dinas luar,” pungkasnya.

Baca Juga: Komisi D DPRD Ciamis Soroti Fasilitas Sekolah Rusak, Meja dan Kursi Siswa Jadi Perhatian

​Hingga berita ini diturunkan, Ketua KCD Wilayah XII Pendidikan belum memberikan keterangan resmi lanjutan, terkait langkah maupun bantuan fasilitas yang akan diberikan untuk mengatasi persoalan belajar lesehan di SMA Al Kautsar Cigalontang tersebut. (Rafi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |