Dorong Peran Pusdai Jabar sebagai Dinamisator Umat, Baznas RI Tekankan Pentingnya Kebijakan Berakhlak

22 hours ago 12

harapanrakyat.com,- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, mengapresiasi pemberian penghargaan kepada para tokoh yang telah meletakkan fondasi kuat bagi kemakmuran lembaga Islam di Jawa Barat. Langkah tersebut menjadi wujud nyata penerapan kebijakan berakhlak dalam tata kelola lembaga keagamaan.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid mengatakan, apresiasi ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan perjuangan umat. Oleh karena itu, ia meminta Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat terus mempertahankan sekaligus mengembangkan empat misi utama awal.

Baca Juga: Kuota Bantuan Perbaikan Rutilahu Baznas Kota Banjar 150 Unit, Tak Ada Penambahan

Empat peran strategis tersebut meliputi fungsi Pusdai sebagai fasilitator kegiatan umat yang minim fasilitas, koordinator antar organisasi Islam, dinamisator bagi penggerak dakwah seperti DMI dan Majelis Taklim. Serta inovator dalam program pemberdayaan masyarakat.

“Ini jadi bagian dari kebijakan berakhlak pengelola lembaga Islam kepada mereka yang meletakkan fondasi kemakmuran. Kami berpesan agar Pusdai terus mempertahankan empat misi utamanya sebagai fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator umat,” kata Sodik di Kota Bandung, Selasa (11/8/2026).

Baznas RI Dorong Pusdai Perkuat Inovasi Dakwah

Baca Juga: Usulan Menteri Agama Soal Akikah dan Kurban Dikelola Baznas Jadi Perdebatan Publik, Ini Penjelasan Kemenag

Sodik menyoroti pentingnya peran Pusdai sebagai ruang koordinasi dan pendorong kemajuan bagi berbagai organisasi keagamaan. Mulai dari Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) hingga Majelis Taklim.

Ia menilai sinergi ini mampu menghidupkan iklim dakwah yang solid dan terarah di Jawa Barat. Selain itu, Baznas RI mendorong Pusdai untuk terus melahirkan terobosan baru dalam pembinaan keagamaan.

Inovasi mendesak dilakukan di berbagai sektor vital mencakup metode penyampaian dakwah, tata kelola pendidikan Islam. Hingga program peningkatan ekonomi dan kedaulatan umat.

Baca Juga: Ciamis Jadi Rujukan Nasional, Tata Kelola Zakat Diakui BAZNAS RI

Melalui penguatan empat fungsi utama ini, Pusdai diharapkan tetap menjadi pilar utama pembinaan keumatan yang adaptif dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Kita harus inovatif dalam pembinaan umat, baik dalam dakwah, pendidikan, maupun pemberdayaan. Pusdai harus hadir mendorong kegiatan lembaga-lembaga umat agar semakin dinamis,” tegas Sodik Mudjahid. (Reza/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Read Entire Article
Perayaan | Berita Rakyat | | |