harapanrakyat.com,- Semangat ratusan anggota Pramuka tingkat SD membara di Plaza Mekar Sari, Ngamprah, saat Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Bandung Barat, menggelar Pesta Siaga, Kamis (27/8/2026).
Acara tersebut menjadi puncak peringatan Bulan Bhakti Pramuka sekaligus rangkaian HUT Pramuka ke-65, dan tercatat sebagai yang pertama kali digelar untuk tingkat Siaga.
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, hadir langsung dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta Pesta Siaga.
Baca Juga: Puluhan Anggota Pramuka di Tasikmalaya Diedukasi Soal Pengelolaan Uang hingga Bahaya Judi Online
“Atas nama Pemda dan Pak Bupati, kami ucapkan terima kasih dan bangga. Pramuka itu keren, hebat, dan luar biasa,” ucapnya dengan antusias di hadapan para peserta.
Pesan Wabup Asep untuk Pesta Siaga Pertama Kwarcab KBB
Bukan sekadar pidato, Asep dengan akrab menyapa anak-anak dan menyampaikan pesan sederhana namun bermakna. Ia mengajak mereka menanamkan tujuh kebiasaan anak hebat, yakni, berbakti kepada orang tua, bangun pagi, rajin beribadah, tidak bermalas-malasan, dan terus belajar agar kelak bisa menjadi penerus bangsa.
Baca Juga: Selamatkan Generasi, Pramuka Ciamis Gelar Workshop Anti Narkoba
Ia juga berharap gerakan Pramuka tidak berhenti pada seremoni semata. Asep mendorong agar anggota Pramuka terbiasa turun langsung memberi bantuan kepada masyarakat. Sehingga nilainya terasa nyata bagi lingkungan sekitar.
“Usia SD adalah masa emas pembentukan karakter. Kegiatan seperti ini sangat berpengaruh pada kepribadian anak, mendorong mereka terus berprestasi dan mencintai ilmu pengetahuan,” tambahnya.
Pemkab Bandung Barat pun menegaskan dukungan penuh bagi Pramuka. Asep mengatakan, Pramuka sudah berpuluh tahun mengabdi bagi NKRI, dan menjadi mitra strategis yang tak tergantikan dalam membangun generasi muda berkualitas.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka KBB, Ludi Awaludin, menyebut Pesta Siaga ini terobosan baru. Selama ini kegiatan lebih didominasi tingkat Penggalang dan Penegak, sehingga kini giliran Siaga mendapat panggung yang layak. Antusiasme peserta pun melampaui harapan.
Baca Juga: Pramuka dan Orari Lokal Kota Banjar Berinteraksi Dunia Global Melalui Jota Joti
Melalui permainan dan materi enam ketangkasan yang diuji, anak-anak dibentuk menjadi pribadi yang tangguh, cerdas, mandiri, dan terampil. Hal ini sejalan dengan nilai Panca Waluya, cageur, bageur, bener, pinter, dan singer.
Setiap peserta pun mendapat tanda kecakapan khusus sebagai bukti kemampuan yang telah mereka raih dalam kegiatan Pesta Siaga ini. (Eri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

11 hours ago
13

















































