harapanrakyat.com,- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pipit Rismanto, merespons cepat keresahan masyarakat terkait maraknya aksi begal jalanan yang belakangan ini viral di media sosial.
Jenderal bintang dua itu berkomitmen penuh untuk memberantas komplotan kriminal guna mengembalikan rasa aman di wilayah hukum Jawa Barat, khususnya Kota Bandung.
Sebelum resmi menjabat sebagai Kapolda Jabar menggantikan Irjen Rudi Setiawan, Pipit mengaku sudah banyak menyerap aspirasi dan keluhan langsung dari warga mengenai gangguan kamtibmas ini.
Baca Juga: Polda Jabar Ringkus Pelaku Penganiayaan Berat dan Penyekapan Perempuan di Cileunyi
Pihaknya bahkan sengaja menggelar riset internal untuk memetakan apa yang menjadi ekspektasi utama publik terhadap kinerja kepolisian saat ini.
“Kami melakukan survei dan riset mengenai harapan masyarakat. Satu di antaranya masyarakat menyampaikan mengenai begal,” kata Rismanto, Sabtu (18/7/2026).
Langkah preventif dan penegakan hukum sebetulnya terus berjalan di lapangan. Sepanjang dua bulan terakhir, jajaran kepolisian telah meringkus sejumlah komplotan begal yang meresahkan di Kota Bandung.
Baca Juga: Polda Jabar Jamin Rekrutmen Polri 2026 Bersih dan Transparan, Bebas Calo!
Catatan kepolisian menunjukkan, pada pertengahan Juni lalu, petugas berhasil menciduk dua pembegal bersenjata tajam yang menyerang pengemudi ojek online di kawasan Cikawao.
Kemudian, Selasa (14/7/2026), polisi membekuk tiga pelaku begal jalanan bermodus penagih utang atau debt collector di wilayah Regol. Dua hari berselang, tepatnya pada Kamis 16 Juli 2026, giliran seorang pembegal olahragawan di Babakan Ciparay yang berhasil diringkus.
Evaluasi Anggota yang Lambat Merespons Laporan Begal Jalanan
Rismanto pun menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mengakselerasi pemberantasan kejahatan jalanan dan merespons cepat laporan warga. Ia tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi atau melakukan evaluasi jabatan bagi personel yang kedapatan abai atau lambat menindaklanjuti aduan masyarakat.
Baca Juga: Satreskrim Polres Ciamis Bongkar Pencurian Ayam di Panjalu
“Kami akan evaluasi mereka yang tidak memberikan respons atas laporan maupun informasi dari masyarakat secara cepat,” ujarnya.
Di sisi lain, ia juga memerintahkan anggota di lapangan untuk menerapkan tindakan tegas dan terukur demi memberikan efek jera kepada para pelaku pembegalan yang kerap melukai korbannya.
Meski demikian, Rismanto mengingatkan agar setiap penegakan hukum tetap mengacu pada koridor regulasi yang berlaku.
“Saya sudah perintahkan untuk mengambil tindakan tegas dan terukur. Tapi petugas harus menghormati hak asasi. Jadi setiap tindakan harus mengedepankan asas praduga tak bersalah dan unsur kehati-hatian,” tuturnya.
Rismanto mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak ragu untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat jika melihat atau menjadi korban tindak kriminal, agar petugas bisa langsung bergerak memburu para begal jalanan. (Reza Deny/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

18 hours ago
14

















































